Prabowo Tegaskan Indonesia Tetap Nonblok, Siap Jadi Jembatan Perdamaian Dunia

Sabtu, 1 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengan pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Tangkapan Layar BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto saat bertemu dengan pengusaha Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026). (Tangkapan Layar BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto mempertahankan politik luar negeri bebas aktif di tengah memanasnya geopolitik dunia. Ia memastikan Indonesia tidak akan memihak blok mana pun dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Prabowo menyampaikan sikap itu saat bertemu pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia pusat dan daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7/2026).

Prabowo menjaga konsistensi politik nonblok karena prinsip tersebut membuka ruang dialog dengan berbagai negara. Berkat sikap itu, Indonesia diterima semua pihak, termasuk dalam upaya membangun komunikasi di Myanmar.

Baca Juga :  OJK Perkuat Pengawasan Pasar Modal lewat Perluasan Akses AKSes KSEI

Kepercayaan dunia terhadap Indonesia juga terus menguat. Presiden Korea Selatan bahkan meminta Prabowo membantu membuka dialog dengan Korea Utara saat kunjungan kenegaraannya.

Prabowo langsung menyatakan kesediaannya. Ia siap berangkat apabila kedua negara membutuhkan Indonesia sebagai jembatan komunikasi.

Di sisi lain, Prabowo meminta masyarakat tidak panik menghadapi meningkatnya ketegangan global. Ia mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat kewaspadaan, menjaga persatuan, dan menyikapi setiap perkembangan internasional secara bijaksana.

Prabowo juga mengingatkan Indonesia memiliki kekayaan alam yang selalu menarik perhatian dunia. Kondisi itu, menurutnya, membuat Indonesia harus memperkuat persatuan agar tidak mudah terpecah oleh berbagai kepentingan.

Baca Juga :  Presiden Saksikan Penandatanganan Perjanjian Bisnis PSN WIRARAJA dengan Perusahaan AS

Prabowo mencontohkan perebutan rempah-rempah di Nusantara pada masa lalu sebagai bukti kekayaan alam kerap memicu persaingan antarnegara. Kini, persaingan serupa terjadi di berbagai kawasan yang memiliki cadangan minyak, gas, dan mineral.

Karena itu, Prabowo memilih memperkuat diplomasi damai, menjaga stabilitas nasional, dan mempertahankan politik luar negeri bebas aktif di tengah meningkatnya konflik serta ancaman senjata nuklir dunia.Sumber Infopublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Pemerintah Bidik Internet 100 Mbps, Tarif Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:44

Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:21

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19