Pendapatan Batam Diproyeksi Tembus Rp4,25 Triliun, Pemko Genjot Infrastruktur dan Layanan Publik

Senin, 3 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Senin (3/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Senin (3/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengerek target pendapatan daerah menjadi Rp4,25 triliun dalam Perubahan APBD 2026. Pemko juga menambah alokasi belanja untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan menjaga pertumbuhan ekonomi.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad memaparkan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS APBD 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Senin (3/8/2026).

Amsakar menegaskan perubahan APBD menjadi langkah pemerintah menyesuaikan arah pembangunan dengan perkembangan ekonomi. Pemko sekaligus menyelaraskan target pendapatan, belanja, pembiayaan, dan RKPD Tahun 2026.

“Perubahan APBD ini merupakan bentuk adaptasi pemerintah terhadap dinamika ekonomi agar setiap program pembangunan tetap tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Amsakar.

Pemko Batam membidik pertumbuhan ekonomi 6,4 hingga 7,4 persen, lebih tinggi dibanding proyeksi nasional sekitar 5,4 persen.

Pemko mengandalkan peningkatan investasi, percepatan pembangunan infrastruktur, serta ekspansi sektor industri pengolahan, konstruksi, perdagangan, dan pariwisata untuk mengejar target tersebut.

Baca Juga :  Sekda Batam: Inovasi Harus Jadi Sikap, Bukan Program

Pemko juga mempercepat pengembangan kawasan FTZ, KEK Nongsa Digital Park, dan Batam Aero Technic guna menarik investasi baru sekaligus memperkuat daya saing Batam.

Selain itu, Pemko menargetkan inflasi tetap berada di kisaran 1,5 hingga 3,5 persen agar harga tetap stabil dan daya beli masyarakat terjaga.

Pemko Batam menaikkan target pendapatan daerah dari Rp4,18 triliun menjadi Rp4,25 triliun atau tumbuh sekitar 1,7 persen. Pemko memproyeksikan PAD mencapai Rp2,706 triliun, naik sekitar 4,82 persen.

Pemko mengoptimalkan penerimaan pajak daerah melalui penambahan titik videotron, peningkatan penerimaan BPHTB, serta penyesuaian target opsen PKB dan BBNKB. Pemko juga terus memperluas digitalisasi pembayaran pajak dan retribusi.

Sementara itu, pemerintah memperkirakan pendapatan transfer menurun akibat penyesuaian Dana Bagi Hasil dan transfer antardaerah. Namun, Pemko mengantisipasinya melalui penerimaan hibah pemerintah pusat.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen pada 2025

Pemko Batam mengusulkan kenaikan belanja daerah dari Rp4,29 triliun menjadi Rp4,51 triliun atau naik sekitar 4,84 persen.

Pemko memprioritaskan tambahan anggaran untuk membangun sarana pendidikan, menyediakan bus sekolah, meningkatkan layanan kesehatan, menangani banjir, memasang penerangan jalan umum, memperkuat pengelolaan sampah, melengkapi utilitas permukiman, dan membangun marka jalan.

Amsakar menegaskan seluruh anggaran harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kota investasi.

“Setiap rupiah yang kita anggarkan harus mampu menghasilkan manfaat nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Amsakar berharap DPRD segera membahas dan menyepakati perubahan KUA-PPAS APBD 2026 agar seluruh program prioritas dapat segera dijalankan.

Editor: Bibah

 

Berita Terkait

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Potensi Ekonomi
Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 21:15

Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Kamis, 10 September 2026 - 21:00

Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45