Ribuan warga memadati Dataran Engku Hamidah, Batamcenter, Minggu (9/8/2026), menyaksikan Pawai Pembangunan dan Pawai Budaya Nusantara dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Sekitar 10.000 peserta dari berbagai paguyuban masyarakat ambil bagian. Mereka mengenakan pakaian adat dan menampilkan kesenian dari berbagai daerah di Indonesia.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra melepas langsung peserta dan kendaraan hias. Amsakar mengenakan busana adat Melayu, sedangkan Li Claudia tampil dengan pakaian adat Kalimantan Barat.
Pawai Pembangunan melibatkan 49 kelompok dari unsur Pemerintah Kota Batam, TNI-Polri, dan swasta.
Atraksi Bahana Barelang Drum Corps (BBDC), parade kendaraan hias, serta pertunjukan seni dan budaya dari berbagai daerah ikut menghidupkan suasana.
Keberagaman peserta sekaligus mempertegas karakter Batam sebagai kota yang dihuni masyarakat dari berbagai suku dan budaya.
Pemko Batam juga menyerahkan bendera Merah Putih secara simbolis kepada perwakilan camat dan paguyuban masyarakat.
Penyerahan itu menjadi bagian dari Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih.
Dalam kesempatan itu, Amsakar mengajak masyarakat menjaga persatuan, kekompakan, toleransi, dan persaudaraan di tengah keberagaman Batam.
Ia menegaskan, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak boleh berhenti pada seremoni. Momentum tersebut harus menjadi ruang evaluasi capaian pembangunan sekaligus pijakan untuk melangkah menuju masa depan Batam.
“Peringatan kemerdekaan harus dijadikan sebagai momentum evaluasi dan pijakan bersama untuk melangkah menuju masa depan Kota Batam yang lebih maju,” kata Amsakar.
Ia juga mengajak masyarakat bersatu mendukung pembangunan agar Batam semakin berdaya saing. Semangat itu sejalan dengan tema HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
“Atas nama Pemko dan BP Batam serta Forkopimda, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam Pawai Pembangunan ini. Ini wujud semangat kebangsaan. Mari kita terus warnai kehidupan dengan kegiatan produktif demi kemajuan daerah, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Editor: Bibah







