Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyematkan Satyalancana Karya Satya kepada 610 PNS Pemprov Kepri di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (14/8/2026).
Penghargaan itu diberikan atas pengabdian, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan mereka sebagai aparatur negara.
Dari jumlah itu, 38 PNS menerima penghargaan masa bakti 30 tahun, 140 PNS masa bakti 20 tahun, dan 432 PNS masa bakti 10 tahun.
Ansar menilai pengabdian 10 hingga 30 tahun membuktikan komitmen ASN melayani masyarakat, terutama di wilayah kepulauan dan perbatasan.
“Penghargaan ini bukan sekadar lambang kehormatan, melainkan simbol rekam jejak dedikasi tanpa celah. Saudara sekalian telah menunjukkan loyalitas kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta bangsa dan negara,” ujar Ansar.
Ansar juga meminta perwakilan penerima dari setiap masa bakti berdiri. Ia sempat bercanda dengan penerima masa bakti 30 tahun yang sebagian mulai mendekati purna tugas.
Ansar menegaskan ASN harus menjaga konektivitas, mendorong pemerataan pembangunan, dan memperkuat pelayanan publik, terutama di pulau terluar dan kawasan perbatasan.
“Aparatur Sipil Negara memegang peran yang sangat krusial dalam memastikan konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan. Khususnya di pulau-pulau terluar, setiap dedikasi yang diberikan oleh 12.490 ASN di lingkungan Pemprov Kepri akan berdampak langsung pada ketahanan nasional dan citra bangsa di mata dunia internasional,” katanya.
Ia meminta ASN bekerja dengan komitmen, mental pantang menyerah, dan ketulusan agar pelayanan pemerintah menjangkau seluruh masyarakat Kepri.
Ansar menyebut kinerja ASN ikut mendorong capaian pembangunan Kepri. IPM Kepri pada 2025 mencapai 80,53 poin, tertinggi di luar Pulau Jawa dan peringkat ketiga nasional setelah Daerah Khusus Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Indeks Profesionalitas ASN Kepri juga naik menjadi 83,40 pada 2025 dari 82,37 pada 2024.
“Selama dua tahun berturut-turut, Provinsi Kepri masuk dalam kategori tinggi,” kata Ansar.
Ansar mengapresiasi seluruh ASN yang telah mencurahkan tenaga dan pemikiran untuk masyarakat dan daerah.
Ansar meminta penghargaan itu menjadi pemicu untuk meningkatkan kinerja. Ia juga meminta para penerima menjadi teladan bagi ASN muda.
“Jadilah role model atau teladan bagi rekan-rekan ASN muda lainnya di lingkungan Pemprov Kepri dalam mewujudkan birokrasi Provinsi Kepulauan Riau yang semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing demi terwujudnya Kepri yang maju, makmur, dan merata,” tegasnya.
Ansar mengucapkan selamat kepada seluruh penerima. Ia berharap penghargaan itu mendorong mereka melanjutkan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, dan Kepri.
Editor: Yuli







