10 ABK Myanmar Kembali Diamankan, Bawa MV Ocean Porter Muat 2,6 Ton Sabu Cair

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi pers di Dermaga Bea Cukai Batam, Tanjung Uncang, Kota Batam, Jumat (21/8/2026).

Konferensi pers di Dermaga Bea Cukai Batam, Tanjung Uncang, Kota Batam, Jumat (21/8/2026).

Bea Cukai dan BNN RI mengamankan 10 ABK warga Myanmar setelah mengejar MV Ocean Porter di perairan Kepulauan Riau. Petugas kemudian menemukan 2,6 ton sabu cair dan 1,57 juta batang rokok tanpa pita cukai dari kapal berbendera Tanzania tersebut.

Usai penindakan, petugas membawa 10 ABK ke Dermaga PSO Bea Cukai Tanjung Balai Karimun untuk diperiksa.

Selanjutnya, penyidik menggali keterangan mereka untuk melacak asal muatan, tujuan pengiriman, serta pihak yang mengendalikan perjalanan kapal.

Sebelumnya, intelijen Bea Cukai dan BNN mendeteksi pergerakan mencurigakan MV Ocean Porter pada awal Agustus. Tim kemudian memantau kapal itu hingga memasuki perairan Indonesia.

Dari hasil profiling, tim menduga kapal itu melakukan aktivitas ship-to-ship narkotika di perairan Andaman-Selat Malaka sebelum bergerak menuju Selat Singapura.

Karena indikasi tersebut, pada 17 Agustus tim gabungan mengejar kapal itu dengan kapal patroli Bea Cukai dan Tim Onboard BNN.

Malam harinya, tim menghentikan MV Ocean Porter di perairan utara Tanjung Parit. Setelah itu, petugas menarik kapal tersebut ke Dermaga PSO Bea Cukai Tanjung Balai Karimun.

Baca Juga :  Purbaya Lantik 27 Pejabat Tinggi Pratama, Tekankan Integritas dan Peran Bea Cukai Jaga Pasar Domestik

Keesokan harinya, 18 Agustus, tim gabungan langsung menggeledah kapal tersebut.

Untuk mempercepat pemeriksaan, tim mengerahkan K-9 Bea Cukai Batam, backscatter X-ray, Rigaku, NIK, dan Defender Omega.

Hasilnya, petugas menemukan delapan drum dan satu tangki berisi cairan yang disembunyikan di dalam palka.

Petugas lalu menguji cairan itu menggunakan Defender Omega, Rigaku, dan NIK. Hasilnya menunjukkan cairan tersebut positif mengandung methamphetamine atau sabu dengan berat bruto sekitar 2,6 ton.

Dengan penindakan itu, pemerintah memperkirakan petugas menyelamatkan sekitar 13 juta jiwa dan menekan biaya rehabilitasi hingga Rp20,78 triliun.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Letjen TNI (Purn.) Djaka Budhi Utama, mengatakan jaringan internasional berupaya memasukkan narkotika dalam jumlah besar melalui jalur laut.

“Pengungkapan ini sekaligus menjadi bukti pentingnya pengawasan berbasis intelijen terhadap pergerakan kapal yang memiliki indikasi terkait jaringan perdagangan narkotika lintas negara,” kata Djaka dalam konferensi pers, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga :  Dishub Batam Pasang Seragam Lengkap untuk Juru Parkir Resmi

Tak berhenti pada sabu, tim juga menyita 157 boks rokok polos merek GD tanpa pita cukai dari kontainer DRYU9201919. Petugas menduga rokok itu berasal dari Tiongkok.

Setelah menghitung seluruh muatan, petugas mencatat 1.570.000 batang rokok.

Djaka menyebut nilai barang mencapai Rp3,91 miliar, sedangkan potensi kerugian negara yang diselamatkan mencapai Rp4,46 miliar.

Kini, Bea Cukai dan BNN menelusuri jaringan di balik pengiriman narkotika tersebut. Sementara itu, penyidik memproses rokok ilegal sesuai aturan cukai.

“Pengungkapan NPP dan rokok tanpa pita cukai di MV Ocean Porter menjadi bukti bahwa sinergi antara Bea Cukai dan BNN mampu menggagalkan upaya peredaran barang ilegal,” ujar Djaka.

Ia menegaskan Bea Cukai akan memperkuat pengawasan dan sinergi dengan BNN untuk mencegah penyelundupan lintas negara.

Editor: Rega

Berita Terkait

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola
Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati
442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:18

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42

Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:11

120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Berita Terbaru