Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GWp, Kepri Dapat Dua Proyek

Selasa, 25 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) yang diawali dengan 14 PLTS di 6 provinsi dengan kapasitas total 5,3 GWp. (Foto: BPMI Setpres/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) yang diawali dengan 14 PLTS di 6 provinsi dengan kapasitas total 5,3 GWp. (Foto: BPMI Setpres/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas total 100 gigawatt peak (GWp) yang ditargetkan rampung dalam tiga tahun.

Sebagai tahap awal, pemerintah meluncurkan 14 PLTS berkapasitas total 5,3 GWp yang tersebar di enam provinsi, termasuk Kepulauan Riau (Kepri).

Prabowo meluncurkan program tersebut di PLTS Site Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

“Saya luncurkan program pembangkit listrik tenaga surya 100 gigawatt peak diawali dengan 14 PLTS di enam provinsi  berkapasitas total 5,3 gigawatt peak,” ujar Prabowo.

Prabowo menegaskan pemerintah tidak main-main mengejar target pembangunan PLTS tersebut. Pemerintah menargetkan kapasitas 100 GWp tercapai dalam tiga tahun.

“Kita akan membangun 100 gigawatt. Kita tidak main-main, target kita adalah 100 gigawatt dalam tiga tahun,” katanya.

Baca Juga :  Amsakar Tawarkan Keunggulan Batam, Bidik Investasi Tiongkok

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan program ini tidak hanya memperkuat pasokan energi bersih. Pemerintah juga membidik penghematan subsidi, pengurangan penggunaan diesel, penciptaan lapangan kerja, dan penurunan emisi karbon.

Bahlil memperkirakan investasi untuk mencapai kapasitas 100 GWp mencapai sekitar USD73 miliar atau lebih dari Rp1.140 triliun.

Investasi tersebut, kata dia, berpotensi menghemat subsidi hingga Rp73,9 triliun per tahun sekaligus menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja.

Pada tahap awal, pemerintah meluncurkan 14 PLTS di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Bangka Belitung, dan Kepulauan Riau.

Dua proyek PLTS berada di Kepri, yakni: PLTS Tembesi, Kota Batam, Kepulauan Riau dan PLTS Pulau Sembur, Kota Batam, Kepulauan Riau

Baca Juga :  Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Sementara 12 PLTS lainnya berada di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Kepulauan Bangka Belitung.

Bahlil menyebut pelaksanaan program PLTS melibatkan kerja sama lintas kementerian dan lembaga. Pemerintah juga menggandeng TNI dan Polri untuk mendukung pelaksanaan program.

“Saya ucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, dan seluruh kementerian/lembaga yang telah membantu mendukung sehingga acara ini bisa terlaksana,” ujar Bahlil.

Program PLTS 100 GWp menjadi langkah pemerintah memperbesar pemanfaatan energi surya sekaligus mengurangi ketergantungan pada energi berbasis diesel.

Pemerintah juga menargetkan program tersebut menekan beban subsidi, membuka jutaan lapangan kerja, dan mengurangi emisi karbon. (BPMI Setpres) Sumber Infopublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru