Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Jumat, 28 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memperkenalkan istilah “Jas Hijau” sebagai pesan agar bangsa Indonesia tidak melupakan jasa para ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan, menjaga kerukunan, dan membina masyarakat.

Prabowo menyampaikan pesan itu saat membuka Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Lapangan Untung Surapati, Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026).

Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan peran besar kiai, ulama, dan pesantren dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya saat Pertempuran Surabaya pada 1945.

Menurut Prabowo, proklamasi kemerdekaan memang berlangsung di Jakarta. Namun, bangsa Indonesia kemudian menghadapi ujian berat saat mempertahankan kemerdekaan di Surabaya.

“Saya ingin menyampaikan penghormatan saya kepada para Kiai dan Ulama. Karena kemerdekaan bangsa Indonesia memang diproklamasikan di Jakarta. Tapi kemerdekaan bangsa Indonesia diuji di Surabaya. Dan dalam pertempuran Surabaya, Oktober, November 1945, peran dari Ulama, peran dari Kiai-Kiai, peran daripada pesantren sangat besar,” ujar Presiden.

Baca Juga :  BNPB: 1.154 Personel Dikerahkan, Sejumlah Daerah Masih Terisolir di Sumbar

Berangkat dari sejarah itu, Prabowo memperkenalkan istilah “Jas Hijau”, yang merujuk pada pesan “Jas Merah” dari Presiden pertama RI Soekarno agar bangsa Indonesia tidak melupakan sejarah.

“Karena itu, saya ingin kalau pernah, kalau tidak salah Bung Karno ya, mengatakan jas merah. Jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Saya ingin menyampaikan jas hijau. Jangan sekali-sekali melupakan jasa ulama,” tegas Prabowo.

Prabowo juga mengapresiasi para kiai di berbagai daerah yang terus mengabdi tanpa banyak mendapat sorotan publik. Mereka, kata dia, ikut membentuk akhlak generasi muda setiap hari.\

“Terima kasih kepada semua ulama. Yang terkenal maupun Kiai-Kiai kampung, yang mungkin namanya tidak pernah masuk televisi. Tapi setiap hari menjaga akhlak anak-anak kita,” ucapnya.

Baca Juga :  Posko Kesehatan Milik Pegadaian di Aceh Tamiang Disambangi Presiden

Ia menilai ulama dan kiai berperan penting menjaga kerukunan antarumat, menciptakan kedamaian di tengah masyarakat, serta mendoakan bangsa tanpa meminta imbalan kepada negara.

“Menjaga kerukunan umat dan kerukunan antarumat. Menjaga kedamaian di desa. Dan mendoakan bangsa tanpa meminta apapun kepada negara. Terima kasih. Hormat saya kepada para Ulama semuanya,” lanjut Kepala Negara.

Di hadapan peserta Muktamar ke-35 NU, Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar NU, termasuk kiai, nyai, santri, dan santriwati.

Ia menegaskan kekuatan dan kerukunan NU turut memperkuat persatuan Indonesia.

“Terima kasih Nahdlatul Ulama, terima kasih para kiai, terima kasih para ibu-ibu nyai, terima kasih para santri-santriwati. NU kuat artinya Indonesia kuat. Kalau NU rukun, Indonesia rukun. NU berhikmat, Indonesia bermartabat,” tutur Presiden. Sumber Infopublik

(BPMI Setpres)

Berita Terkait

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Pemerintah Bidik Internet 100 Mbps, Tarif Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:44

Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:21

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19