Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menggeser tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Kepri. Ia menempatkan Hendri sebagai Asisten I, Junaidi sebagai Asisten III Setda Kepri, dan Azwandi sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kepri.
Ansar melantik ketiganya bersama enam pejabat administrator di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Kamis (10/9/2026) pagi.
Hendri meninggalkan jabatan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kepri untuk menjalankan tugas sebagai Asisten I Setda Kepri.
Sementara Junaidi bergeser dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri menjadi Asisten III Setda Kepri.
Perpindahan itu menempatkan dua pejabat tersebut pada posisi strategis dalam koordinasi pemerintahan dan pelaksanaan program Pemprov Kepri.
Ansar juga menunjuk Azwandi untuk memimpin Disperindag Kepri. Sebelumnya, Azwandi menjabat Kepala Biro Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemprov Kepri.
Ansar menetapkan perubahan jabatan tersebut melalui Surat Keputusan Gubernur Kepri Nomor 964 Tahun 2026.
Pemprov Kepri mengisi jabatan pimpinan tinggi pratama itu berdasarkan rekomendasi Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 5741/RBM.02.01/SD/K/2026 tertanggal 4 September 2026. BKN memberikan rekomendasi melalui mekanisme manajemen talenta.
Rotasi tiga pejabat tersebut meninggalkan posisi Kepala DLH, Kepala Dishub, dan Kepala Biro ULP. Pemprov Kepri selanjutnya akan menjalankan proses pengisian untuk ketiga jabatan itu sesuai ketentuan.
Selain merotasi pejabat eselon II, Ansar mengangkat enam pejabat administrator. Mereka akan menjalankan tugas sebagai kepala bidang pada sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kepri.
Usai pelantikan, Ansar meminta seluruh pejabat baru langsung menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
Ia menekankan tiga hal yang harus menjadi pegangan dalam bekerja, yakni menjaga integritas, mematuhi aturan, dan meningkatkan kompetensi.
“Jaga integritas, taati peraturan yang berlaku, terus tingkatkan kompetensi,” kata Ansar.
Ansar mengatakan pemerintah menempatkan para pejabat berdasarkan kompetensi dan kemampuan masing-masing. Ia berharap penempatan tersebut mampu memperkuat kinerja organisasi dan mendukung pelaksanaan program pemerintahan.
Ansar juga meminta pejabat tidak bekerja sendiri-sendiri. Ia mendorong seluruh perangkat daerah memperkuat koordinasi dan membangun kolaborasi, baik dengan instansi lain maupun pemerintah pusat.
Menurut Ansar, banyak program pemerintah pusat yang bisa dikolaborasikan dengan program daerah. Karena itu, ia meminta pejabat aktif mencari ruang kerja sama untuk mempercepat pembangunan di Kepri.
“Karena banyak program-program pusat yang bisa kita kolaborasikan,” ujarnya.
Editor: Bibah







