Amsakar Buka Akses Pasar UMKM Batam, Siapkan Titik Promosi Strategis

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama pelaku UMKM saat menghadiri Puncak Penetapan Produk Unggulan Tahun 2026 di Lapangan Mal Top 100 Tembesi, Sagulung, Selasa (15/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama pelaku UMKM saat menghadiri Puncak Penetapan Produk Unggulan Tahun 2026 di Lapangan Mal Top 100 Tembesi, Sagulung, Selasa (15/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad membuka akses pasar lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menyiapkan ruang promosi di sejumlah lokasi strategis.

Langkah itu menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendorong UMKM naik kelas, memperluas pemasaran, sekaligus memperkuat daya saing produk lokal.

Amsakar menyampaikan hal itu saat menghadiri Puncak Penetapan Produk Unggulan Tahun 2026 di Lapangan Mal Top 100 Tembesi, Sagulung, Selasa (15/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Amsakar bersama Ketua TP-PKK Kota Batam Erlita Amsakar menyerahkan penghargaan kepada pemenang dan pelaku UMKM terbaik dari tingkat kecamatan hingga Kota Batam.

Amsakar menilai UMKM memiliki posisi penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Sektor ini juga mampu membuka lapangan kerja dan menekan angka pengangguran serta kemiskinan.

“Kami dan Ibu Li Claudia sangat senang jika UMKM kita terus tumbuh dan omzetnya naik. Bagi pemerintah, memberdayakan UMKM adalah solusi nyata untuk memperkecil angka pengangguran dan kemiskinan,” ujar Amsakar.

Karena itu, Pemko Batam terus mencari kebijakan yang dapat memberi ruang bagi UMKM untuk berkembang secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Investasi Batam Semester I 2026 Tembus Rp29,89 Triliun, Tumbuh 62,75 Persen

Amsakar melihat peluang pasar produk lokal semakin besar seiring meningkatnya aktivitas pariwisata di Batam.

Ia mencontohkan penerimaan pajak hotel dan restoran pada semester pertama 2026 yang mencerminkan tingginya aktivitas sektor pariwisata.

Menurutnya, kondisi tersebut harus dimanfaatkan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jaringan pemasaran.

“Peluang ini harus kita manfaatkan agar produk UMKM Batam semakin dikenal dan mampu masuk ke pasar yang lebih luas,” katanya.

Pemko Batam pun mulai memperbanyak titik promosi. Setelah membuka Pojok UMKM di Pelabuhan Sekupang, pemerintah menyiapkan fasilitas serupa di Gedung DPRD Kota Batam.

Pemko juga mengupayakan titik pemasaran produk UMKM di Bandara Internasional Hang Nadim.

Dengan memperluas titik penjualan, pemerintah ingin mempertemukan produk lokal dengan masyarakat maupun wisatawan yang datang ke Batam.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam Salim mengatakan pihaknya memulai proses pemilihan produk unggulan sejak April 2026.

Tim awalnya menginventarisasi 180 produk dari 12 kecamatan. Produk tersebut mencakup makanan, minuman, kerajinan, hingga desain.

Panitia kemudian mengkurasi seluruh produk dengan melibatkan tim independen dan profesional. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), asosiasi industri, serta pelaku industri kreatif.

Baca Juga :  Kinerja Investasi dan Logistik Menguat, Plh. Kepala BP Batam: Batam Penggerak Ekonomi Kawasan

Tim menilai produk berdasarkan 10 kriteria, antara lain kualitas, keunikan, inovasi, kemasan, legalitas, kontinuitas produksi, dan daya saing.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah menggali potensi produk di tingkat kelurahan dan kecamatan, sekaligus memberikan masukan perbaikan kualitas. Produk unggulan terpilih nantinya dipromosikan di berbagai event dan lokasi strategis Kota Batam,” jelas Salim.

Salim menambahkan, Pojok UMKM di Pelabuhan Sekupang menunjukkan perkembangan positif. Sejak diresmikan bulan lalu, fasilitas tersebut terus mencatat penjualan.

Pemko Batam kini mematangkan sejumlah lokasi baru untuk memperluas akses pemasaran produk lokal.

Pemko berharap penetapan produk unggulan 2026 tidak berhenti pada pemberian penghargaan. Pemerintah ingin produk terpilih mendapat ruang promosi, meningkatkan kualitas, dan mampu menembus pasar yang lebih luas.

Di sisi lain, Amsakar mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang dinilainya sudah dikemas secara profesional. Ia meminta penyelenggara memilih lokasi tertutup pada kegiatan tahun berikutnya agar peserta lebih nyaman mengikuti seluruh rangkaian acara.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Firmansyah Dorong Perempuan Perkuat Keluarga dan Dukung Pembangunan Batam
Pemko Batam Gelar Operasi Pasar Murah di Enam Lokasi, Tekan Inflasi
Amsakar: Budaya Melayu Perkuat Identitas dan Pariwisata Batam
Amsakar Ajak Warga Batu Ampar Jaga Kekompakan
Amsakar Ajak KAHMI dan Masyarakat Bergerak Bersama Bangun Batam
Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:34

Firmansyah Dorong Perempuan Perkuat Keluarga dan Dukung Pembangunan Batam

Selasa, 15 September 2026 - 21:26

Amsakar Buka Akses Pasar UMKM Batam, Siapkan Titik Promosi Strategis

Senin, 14 September 2026 - 22:36

Pemko Batam Gelar Operasi Pasar Murah di Enam Lokasi, Tekan Inflasi

Senin, 14 September 2026 - 21:19

Amsakar: Budaya Melayu Perkuat Identitas dan Pariwisata Batam

Minggu, 13 September 2026 - 20:09

Amsakar Ajak Warga Batu Ampar Jaga Kekompakan

Berita Terbaru