Sosialisasi Permendagri Jadi Acuan Penyusunan APBD Kepri 2027

Rabu, 7 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekdaprov Kepri, Misni menghadiri Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Umum Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rapat Graha Kepri Lantai 5, Kota Batam, Selasa (6/10/2026). (Adeansyah)

Sekdaprov Kepri, Misni menghadiri Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Umum Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 di Ruang Rapat Graha Kepri Lantai 5, Kota Batam, Selasa (6/10/2026). (Adeansyah)

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Misni meminta seluruh pihak menyamakan pemahaman dalam menyusun APBD 2027.

Menurut Misni, kesamaan pemahaman penting untuk menjaga anggaran tetap akuntabel, tepat sasaran, dan sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Misni menyampaikan hal itu saat mengikuti Sosialisasi Permendagri Nomor 17 Tahun 2026 tentang Pedoman Umum Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 di Graha Kepri, Kota Batam, Selasa (6/10/2026).

Baca Juga :  Ansar Pimpin HLM TPID, Perkuat Sinergi Kendalikan Inflasi Kepri

“Ini sangat penting bagi Pemerintah Provinsi Kepri untuk menyamakan persepsi agar penyusunan anggaran berjalan akuntabel, tepat sasaran, dan selaras dengan kebijakan nasional,” kata Misni.

Ia juga meminta pemerintah daerah memperkuat tata kelola keuangan. Pemprov Kepri, kata dia, harus memastikan proses penganggaran berjalan efektif, efisien, dan transparan.

Misni berharap penerapan pedoman tersebut dapat menekan kesalahan dan koreksi berulang dalam dokumen perencanaan serta penganggaran.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Korban Banjir Padang

Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni meminta pemerintah daerah menyusun APBD secara sehat dan realistis.

Fatoni menilai kesamaan pemahaman antar-pihak menjadi kunci untuk mencegah kesalahan dalam penyusunan anggaran.

“Dalam upaya menyusun APBD yang sehat, kita harus menyelaraskan pemahaman antara seluruh pihak yang terlibat agar tidak terjadi kesalahan dalam penyusunan sehingga menjadikan APBD tidak sehat,” ujar Fatoni.

Editor: Yuli

 

Berita Terkait

Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN
3.000 Santri Meriahkan Hari Santri Kepri, Ansar Dorong Penguasaan Teknologi
Nelayan Anambas Hanyut ke Malaysia, Ansar Apresiasi Tim SAR Dua Negara
Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan
Nyanyang Dorong Petani Kepri Gunakan Teknologi untuk Tingkatkan Produksi Pangan
Nyanyang Salurkan Sembako untuk Kaum Dhuafa Lewat Jumat Berkah
Pertamina Tinjau Fuel Terminal Sei Siak, Perkuat Keandalan Distribusi BBM di Riau
Pemprov Kepri Buka Peluang Koperasi dan UMKM Masuk Rantai Pasok MBG

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:20

Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:57

3.000 Santri Meriahkan Hari Santri Kepri, Ansar Dorong Penguasaan Teknologi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:17

Nelayan Anambas Hanyut ke Malaysia, Ansar Apresiasi Tim SAR Dua Negara

Minggu, 18 Oktober 2026 - 01:15

Dispar Kepri Minta Pelaku Wisata Jaga Kualitas Layanan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:17

Nyanyang Dorong Petani Kepri Gunakan Teknologi untuk Tingkatkan Produksi Pangan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19