Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) karena berhasil mendorong pembentukan dan registrasi Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di seluruh kabupaten/kota.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menerima apresiasi tersebut dalam Pengukuhan Bersama TTIS Sektor Administrasi Pemerintahan dan Pembangunan Manusia di Aula Dr. Roebiono Kertopati, Kantor BSSN Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/10).
Nyanyang hadir bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kepri serta Kepala Badan Penghubung Provinsi Kepri.
Pemprov Kepri membentuk TTIS untuk memperkuat respons pemerintah daerah terhadap insiden siber. Tim ini menangani gangguan yang dapat mengancam sistem pemerintahan dan pelayanan publik.
TTIS menjalankan sejumlah fungsi utama. Mulai dari identifikasi, deteksi, verifikasi, penanganan, mitigasi hingga pemulihan sistem elektronik.
Pembentukan tim di seluruh daerah juga memperkuat koordinasi Pemprov Kepri dengan pemerintah kabupaten/kota. Setiap daerah memiliki mekanisme respons yang lebih terarah saat menghadapi insiden siber.
Kebutuhan itu semakin penting karena pemerintah terus memperluas layanan berbasis digital. Sistem pemerintahan menyimpan data dan informasi publik yang harus terlindungi dari ancaman siber.
Bagi Kepri, keamanan digital memiliki posisi strategis. Selain sebagai provinsi kepulauan, Kepri berbatasan langsung dengan sejumlah negara. Kondisi itu menuntut sistem digital pemerintahan yang aman dan andal.
BSSN mengukuhkan 59 TTIS sektor administrasi pemerintahan dan pembangunan manusia dalam kegiatan tersebut.
Pengukuhan itu menjadi bagian dari konsolidasi keamanan siber nasional. BSSN mendorong setiap instansi memiliki kemampuan untuk mendeteksi, menangani, dan memulihkan sistem ketika terjadi insiden.
Keberadaan TTIS juga menyentuh aspek yang lebih luas. Tim berperan menjaga keberlangsungan pemerintahan, melindungi data dan informasi, serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan.
Pemprov Kepri menjadikan pembentukan TTIS sebagai bagian dari penguatan pemerintahan digital. Kolaborasi dengan BSSN dan pemerintah kabupaten/kota akan terus diperkuat untuk menghadapi ancaman siber yang berkembang.
Editor: Bibah







