Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak masyarakat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah untuk menjaga keberlanjutan pembangunan Batam.
Ajakan itu disampaikan Amsakar saat menghadiri Silaturahmi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam bersama RT, RW, LPM, serta tokoh masyarakat Kecamatan Batu Aji di Aula Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA) Batam, Jumat (2/10/2026).
Amsakar mengatakan, forum silaturahmi menjadi ruang bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyampaikan perkembangan pembangunan sekaligus membahas persoalan yang masih dihadapi warga.
Menurutnya, komunikasi langsung dengan RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat juga dapat memperkuat langkah pemerintah dalam menjalankan program pembangunan.
“Silaturahmi ini, insyaallah akan menjadi energi baru di era kepemimpinan Amsakar-Li Claudia. Apa yang sudah kita capai hari ini bukan hanya keberhasilan Amsakar-Li Claudia, tetapi merupakan hasil kerja kolektif kita semua. Pembangunan Batam butuh kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,” ujar Amsakar.
Ia menilai masyarakat perlu mengetahui program yang sudah berjalan maupun capaian pembangunan yang telah diraih. Di sisi lain, pemerintah juga membutuhkan masukan dari masyarakat untuk memperbaiki program yang belum optimal.
“Melalui forum silaturahmi inilah saya berharap segala capaian yang sudah diraih dapat dikomunikasikan. Progres-progres yang sudah berhasil kita capai juga dapat disampaikan, sehingga masyarakat mengetahui apa yang sedang kita kerjakan,” katanya.
Amsakar memastikan pemerintah tetap melanjutkan pembangunan infrastruktur secara bertahap. Pemerintah, kata dia, akan menyesuaikan pembangunan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus menyelesaikan persoalan yang muncul di lingkungan warga.
“Infrastruktur kita tetap terus jalan. Ini sebagai bentuk komitmen dan keseriusan kami untuk secara bertahap menyelesaikan segala persoalan yang dihadapi warga,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Amsakar menyoroti persoalan sampah. Pemko Batam akan memperkuat kerja sama dengan pihak swasta untuk menangani sampah di Kecamatan Batu Aji, Sagulung, dan Sekupang.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membenahi sistem pengelolaan sampah secara bertahap agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.
Amsakar juga mengapresiasi peran RT, RW, LPM, dan tokoh masyarakat dalam mendukung program pemerintah. Ia menilai keterlibatan mereka di tingkat lingkungan ikut menentukan kelancaran pembangunan.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu semua, karena menjadi bagian penting dalam menyelesaikan seluruh program Amsakar-Li Claudia. Dukungan bapak dan ibu sangat berarti bagi kami,” tuturnya.
Perwakilan FKRT/RW, Eka Pramudia, turut mengapresiasi program pembangunan Pemko Batam. Ia menilai pembangunan infrastruktur, termasuk drainase, telah memberi manfaat bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, terima kasih Pak Wali atas pembangunan drainase dan berbagai program yang sangat berpihak kepada masyarakat,” ungkap Eka.
Dalam kegiatan tersebut, Pemko Batam juga menyerahkan insentif secara simbolis kepada perwakilan RT, RW, dan LPM. Pemerintah menyebut penyerahan itu sebagai bentuk dukungan kepada para penggerak masyarakat di tingkat kelurahan dan lingkungan.
Editor: Bibah







