Wali Kota Batam Amsakar Achmad memimpin apel gabungan perdana pasca-Idulfitri 1447 Hijriah di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Senin (30/3/2026). Ia meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) meningkatkan kinerja dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Apel tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, Sekretaris Daerah Firmansyah, jajaran OPD, deputi BP Batam, serta ribuan pegawai Pemko Batam dan BP Batam.
Amsakar menegaskan tiga persoalan yang masih mendominasi sentimen publik, yakni pengelolaan sampah, pelayanan air bersih, dan penanganan banjir. Ia menilai keberhasilan di sektor lain tidak akan terasa jika tiga masalah itu belum diselesaikan.
“Keberhasilan sektor lain tidak akan terasa jika masalah sampah, air, dan banjir masih ada. Saya minta respons cepat dan kerja nyata, bukan sekadar kajian di atas kertas,” tegasnya.
Ia juga memerintahkan jajaran terkait mempercepat kerja sama teknologi pengolahan sampah dengan investor asing yang telah berkomitmen.
Untuk layanan air bersih, Amsakar menilai sejumlah indikator mulai membaik. Ia meminta seluruh jajaran aktif meluruskan informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Amsakar memastikan Pemko Batam akan melakukan evaluasi kinerja menyeluruh dalam satu bulan ke depan, terutama terhadap pejabat eselon III dan IV yang belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Ia menegaskan evaluasi dilakukan berdasarkan kinerja dan profesionalitas.
“Kami membutuhkan tim yang solid dan profesional. Jika ada pegawai yang menghambat dan tidak bisa dibina, segera koordinasikan dengan bagian kepegawaian,” ujarnya.
Amsakar juga mengapresiasi soliditas yang mulai terbangun antara Pemko Batam dan BP Batam, salah satunya melalui kegiatan Safari Ramadan bersama. Ia berharap sinergi kedua lembaga semakin kuat tanpa sekat kelembagaan.
Di sisi lain, ia menyoroti capaian positif ekonomi Batam sepanjang 2025. Realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target. Pertumbuhan ekonomi Batam juga menembus 7,49 persen pada triwulan IV.
Batam bahkan masuk nominasi nasional atas keberhasilan menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Menutup apel, Amsakar mengajak pegawai Muslim melaksanakan Salat Istisqa di lokasi yang sama sebagai ikhtiar menghadapi cuaca panas ekstrem yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air baku di sejumlah waduk.
Editor: Difky






