Batam Raih Nilai MCSP KPK 94,21 Persen, Tertinggi di Kepri

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra. Foto: Humas Diskominfo Batam

Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Batam Li Claudia Chandra. Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota (Pemko) Batam meraih nilai 94,21 persen dalam Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tahun 2025.

Nilai tersebut menempatkan Batam di peringkat pertama di Provinsi Kepulauan Riau dan peringkat ke-13 secara nasional. Capaian ini juga melampaui rata-rata nasional yang berada di angka 69,55 persen.

Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra terus mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Penilaian MCSP mencakup delapan area strategis, yaitu perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan internal oleh APIP, manajemen ASN, pengelolaan barang milik daerah, serta optimalisasi pendapatan daerah.

Baca Juga :  Amsakar Tekankan Skala Prioritas Pembangunan di Musrenbang Batamkota

Batam mencatat nilai tinggi pada sejumlah indikator. Pengadaan barang dan jasa mencapai 98,23 persen, sedangkan manajemen ASN meraih 98,16 persen.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah.

“Capaian ini menunjukkan komitmen Pemko Batam dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan dan berintegritas,” ujarnya.

Meski meraih nilai tinggi, Pemko Batam tetap melakukan evaluasi. Pemerintah memperkuat pengelolaan barang milik daerah, meningkatkan optimalisasi pendapatan daerah, dan memperketat pengawasan internal.

Baca Juga :  Gema Batam ASRI Digelar Serentak, Targetkan Kota Bersih dan Tertata

Pemko Batam juga terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya transparansi tata ruang di sejumlah wilayah.

Ke depan, Inspektorat Daerah bersama perangkat daerah akan memperkuat koordinasi, memantau pemenuhan data dukung MCSP, serta meningkatkan sinergi dengan KPK.

Pemko Batam juga melakukan benchmarking dengan daerah berprestasi untuk mengadopsi praktik terbaik pencegahan korupsi. Langkah ini sekaligus memperkuat integritas birokrasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

Editor: Difky

Berita Terkait

Tiga Lokasi Salat Iduladha Digelar, Siapkan 44 Hewan Kurban
Pemko Batam Matangkan Pawai Takbir dan Lomba Mobil Hias Iduladha 1447 H
PGN Gelar CAKRA dan Edukasi Jargas untuk Warga Cipta Asri
Layanan Eazy Passport Batam Layani Ratusan Pemohon
Peningkatan Diabetes dan Kanker pada Anak Jadi Sorotan TP PKK Kepri
Dewi Kumalasari Ansar Kukuhkan Pengurus YKI Batam
Amsakar Hadiri Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih di Batam
Pemko Batam Tegaskan Pembangunan Lapangan Kodaeral Tak Ganggu Anggaran Pendidikan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:54 WIB

Tiga Lokasi Salat Iduladha Digelar, Siapkan 44 Hewan Kurban

Selasa, 19 Mei 2026 - 00:44 WIB

Pemko Batam Matangkan Pawai Takbir dan Lomba Mobil Hias Iduladha 1447 H

Senin, 18 Mei 2026 - 20:04 WIB

Layanan Eazy Passport Batam Layani Ratusan Pemohon

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:33 WIB

Peningkatan Diabetes dan Kanker pada Anak Jadi Sorotan TP PKK Kepri

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:23 WIB

Dewi Kumalasari Ansar Kukuhkan Pengurus YKI Batam

Berita Terbaru