CKG Tembus 105 Juta Peserta, Pemerintah Dorong Deteksi Penyakit Sejak Dini

Selasa, 6 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau 105.073.600 penduduk hingga awal Oktober 2026. Angka itu mencapai 80,6 persen dari target 130.344.650 peserta tahun ini.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, tingginya partisipasi menunjukkan kesadaran masyarakat untuk memeriksa kondisi kesehatan secara berkala. Pemerintah, kata dia, ingin menggeser pola pelayanan kesehatan dari pengobatan menuju pencegahan.

“Cek kesehatan gratis adalah salah satu program yang intinya ingin menjaga agar masyarakat kita tetap sehat. Jangan hanya mengobati pada saat sakit. Kalau bisa jangan sampai sakit,” ujar Budi dalam rapat kerja di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Data Kementerian Kesehatan mencatat 109.926.551 orang telah mendaftar CKG. Dari jumlah itu, 105.073.600 peserta sudah menerima layanan.

Baca Juga :  Panen Raya Karawang, Presiden Apresiasi Jasa Insan Pertanian

Rata-rata layanan mencapai 510.065 peserta per hari. Jumlah tertinggi terjadi pada 27 Juli 2026 dengan 739.786 peserta dalam sehari.

Jawa Tengah menjadi provinsi dengan peserta terbanyak, yakni 19,6 juta orang. Jawa Timur menyusul dengan 18 juta peserta dan Jawa Barat 14,2 juta peserta.

Pemerintah juga telah menjalankan CKG di seluruh 514 kabupaten/kota. Layanan tersebut mendapat dukungan 10.318 Puskesmas atau 99,8 persen dari total Puskesmas.

Budi mengatakan pemerintah merancang CKG untuk menjangkau sekitar 230 juta penduduk, mulai dari bayi baru lahir hingga lanjut usia. Pemerintah mengalokasikan sekitar Rp1,6 triliun untuk menjalankan program tersebut.

Baca Juga :  Mudik Lebaran, BPJS Kesehatan Batam Minta Peserta JKN Pastikan Status Aktif

CKG tidak hanya melakukan skrining kesehatan. Pemerintah juga mengintegrasikan hasil pemeriksaan peserta ke dalam sistem digital SATUSEHAT.

Integrasi ini memungkinkan masyarakat menyimpan rekam informasi kesehatan sebagai bagian dari health account pribadi. Data tersebut diharapkan membantu masyarakat dan tenaga kesehatan memantau kondisi kesehatan secara berkelanjutan.

Melalui CKG, pemerintah mengajak masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan diri. Pemeriksaan rutin menjadi langkah penting untuk menemukan risiko penyakit lebih awal dan mendorong masyarakat tetap sehat. Sumber Infopublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Pasien Tak Perlu Lagi ke Jakarta
Iuran JKN Warga, BPJS Kesehatan Dorong Kolaborasi Perusahaan
Kepri Perkuat Kerja Sama Kesehatan Internasional
BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan lewat CX126
Menkes Budi Dorong Pemerataan Layanan Bedah Saraf di Indonesia
RSUD Raja Ahmad Tabib Segera Terapkan Tarif Layanan Berbasis Unit Cost
KPJ Healthcare Beri Promo Beli 1 Gratis 1 untuk Warga Kepri
RSBP Batam Aktifkan Kembali Layanan BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 09:00

Kepri Perkuat Layanan Bedah Jantung, Pasien Tak Perlu Lagi ke Jakarta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:21

CKG Tembus 105 Juta Peserta, Pemerintah Dorong Deteksi Penyakit Sejak Dini

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:09

Iuran JKN Warga, BPJS Kesehatan Dorong Kolaborasi Perusahaan

Rabu, 30 September 2026 - 21:21

Kepri Perkuat Kerja Sama Kesehatan Internasional

Senin, 7 September 2026 - 16:27

BPJS Kesehatan Perkuat Standar Pelayanan lewat CX126

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19