PT PLN Batam meneguhkan komitmen pengabdian kepada masyarakat pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026). Selain menggelar upacara bendera, PLN Batam memperkuat kepedulian sosial melalui penyerahan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat.
Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, memimpin upacara yang diikuti jajaran Dewan Komisaris, Direksi, manajemen, dan insan PLN Batam. Momentum tersebut menjadi pengingat bagi seluruh insan perusahaan untuk meneruskan semangat perjuangan melalui kerja nyata.
“Delapan puluh satu tahun yang lalu, para pejuang mempertaruhkan segalanya agar bangsa ini dapat berdiri di atas kaki sendiri. Hari ini medan perjuangan kita berbeda. Perjuangan kita adalah bekerja lebih baik, melayani lebih sungguh-sungguh, membangun negeri, dan memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat. Kemerdekaan tidak cukup kita peringati, tetapi harus kita isi dengan karya,” tegas Kwin Fo.
Kwin Fo menegaskan, PLN Batam menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui upaya meningkatkan keandalan listrik sekaligus memperluas manfaat perusahaan bagi masyarakat.
“Listrik bukan sekadar energi. Listrik menggerakkan rumah tangga, pendidikan, pelayanan publik, usaha, industri, dan harapan masyarakat. Karena itu, setiap pekerjaan yang kita lakukan membawa tanggung jawab besar. Ketika listrik menyala, kehidupan bergerak. Di situlah pengabdian PLN Batam kepada bangsa,” ujarnya.
Usai upacara, PLN Batam bersama BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan bantuan Program BPJS Sertakan kepada penerima manfaat. Program ini memberikan perlindungan dan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
PLN Batam juga menyerahkan manfaat kematian BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pegawai yang telah meninggal dunia. Bantuan tersebut menjadi bentuk perlindungan bagi keluarga yang ditinggalkan.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam Sekupang, Budi Pramono, mengapresiasi langkah PLN Batam memperluas perlindungan jaminan sosial kepada masyarakat.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN Batam yang tidak hanya memberikan perhatian kepada pekerjanya, tetapi juga mengambil peran dalam memperluas perlindungan kepada masyarakat melalui Program Sertakan. Ini merupakan contoh kolaborasi yang sangat baik karena perlindungan jaminan sosial membutuhkan keterlibatan banyak pihak, bukan hanya BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Budi.
Budi mengatakan, jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarga saat menghadapi risiko sosial ekonomi.
Ia berharap langkah PLN Batam mendorong lebih banyak perusahaan untuk ikut melindungi pekerja rentan dan masyarakat melalui program jaminan sosial.
“Semakin banyak perusahaan yang ikut bergotong royong memberikan perlindungan kepada pekerja rentan dan masyarakat, maka semakin luas pula masyarakat yang memiliki jaring pengaman ketika menghadapi risiko kerja. Kami berharap kolaborasi seperti ini dapat terus diperluas,” katanya.
BPJS Ketenagakerjaan terus memperluas kepesertaan, termasuk bagi pekerja informal atau bukan penerima upah, melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan.
PLN Batam juga memberikan penghargaan kepada petugas satuan pengamanan yang berhasil menggagalkan upaya pencurian aset perusahaan.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas keberanian, kesigapan, integritas, dan profesionalisme petugas dalam menjaga aset kelistrikan. Keamanan aset menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pelayanan listrik kepada masyarakat.
Melalui peringatan HUT ke-81 RI, PLN Batam menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kepedulian sosial, dan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak.
Editor: Bibah







