IKD Didorong Perkuat Ketepatan Sasaran Perlindungan Sosial di Batam

Rabu, 12 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Batam, Firmansyah, menyampaikan pemaparan dalam Rapat Koordinasi Analisis Capaian Pemanfaatan IKD dalam Mendukung Perluasan Program Perlindungan Sosial di Provinsi Kepulauan Riau di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (11/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Sekda Batam, Firmansyah, menyampaikan pemaparan dalam Rapat Koordinasi Analisis Capaian Pemanfaatan IKD dalam Mendukung Perluasan Program Perlindungan Sosial di Provinsi Kepulauan Riau di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (11/8/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendorong pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk memastikan program perlindungan sosial tepat sasaran. Pemerintah ingin menghubungkan data kependudukan dengan layanan publik agar masyarakat yang berhak menerima bantuan tidak terlewat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, menegaskan IKD tidak boleh berhenti pada aktivasi. Pemerintah harus menggunakan identitas digital tersebut untuk mempercepat pelayanan sekaligus memperkuat akurasi data penerima manfaat.

Hal itu disampaikan Firmansyah saat mengikuti Rapat Koordinasi Analisis Capaian Pemanfaatan IKD dalam Mendukung Perluasan Program Perlindungan Sosial di Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (11/8/2026), di Kantor Wali Kota Batam.

Rapat tersebut digelar Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia. Forum itu membahas capaian pemanfaatan IKD, integrasi data kependudukan, serta strategi memperluas penggunaan identitas digital.

Firmansyah meminta perangkat daerah tidak sekadar mengejar jumlah warga yang mengaktifkan IKD. Pemerintah harus memastikan masyarakat menggunakan IKD dalam berbagai layanan publik.

Baca Juga :  Silaturahmi PMPPB Meriahkan HUT RI ke-81, Mantan ASN Pemko Batam Pererat Kebersamaan

“Kami berharap IKD ini benar-benar berjalan dan dimanfaatkan di Kota Batam. Jangan hanya berhenti pada aktivasi, tetapi harus hadir dalam pelayanan dan memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat,” ujar Firmansyah.

Ia menyebut mobilitas penduduk Batam yang tinggi membutuhkan sistem data yang terus diperbarui. Pemerintah juga perlu menghubungkan data tersebut agar dapat digunakan lintas layanan.

“Batam adalah kota dengan mobilitas penduduk yang sangat tinggi. Karena itu, kita membutuhkan data yang terus diperbarui dan dapat dimanfaatkan lintas layanan. IKD harus menjadi instrumen yang benar-benar bekerja untuk masyarakat,” katanya.

Firmansyah mengatakan integrasi data kependudukan dapat membantu pemerintah menyasar program perlindungan sosial secara lebih akurat. Pemerintah dapat menggunakan data yang mutakhir untuk memastikan warga yang memenuhi kriteria memperoleh haknya.

Baca Juga :  Pemko Batam Petakan Kebutuhan Guru, Amsakar Siapkan Kebijakan Berbasis Data

Selain itu, pemerintah perlu menjaga kualitas dan pembaruan data agar tidak terjadi kesalahan dalam penyaluran bantuan maupun pelayanan publik.

Firmansyah mengingatkan transformasi digital tidak boleh meninggalkan kelompok masyarakat yang kesulitan mengakses teknologi. Pemerintah perlu memastikan lansia, penyandang disabilitas, masyarakat berpenghasilan rendah, dan kelompok rentan tetap memperoleh pelayanan.

“Digitalisasi jangan sampai menciptakan kelompok yang tertinggal. Kita ingin IKD menjadi solusi, bukan hambatan. Karena itu, implementasinya harus inklusif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Batam,” tegasnya.

Pemko Batam, kata Firmansyah, siap memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait. Pemerintah ingin memastikan pemanfaatan IKD berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan.

“Target akhirnya sederhana, data semakin akurat, pelayanan semakin mudah, dan masyarakat semakin cepat mendapatkan haknya,” tutup Firmansyah.

Editor: Bibah

 

Berita Terkait

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya
PAD Batam Capai Rp2,58 Triliun, Pemko Genjot Potensi Ekonomi
Ekonomi Batam Tumbuh 6,76 Persen, Investasi Tembus Rp69,3 Triliun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Kamis, 10 September 2026 - 21:15

Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD

Kamis, 10 September 2026 - 21:00

Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45