Kepri – Jatim Perkuat Hubungan Antar Daerah

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepri - Jatim Perkuat Hubungan Antar Daerah Melalui Misi Dagang dan Investasi
Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersalaman dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam pertemuan digelar di Ballroom Wyndham Hotel Panbil Batam, Senin (8/12/2025). Foto: Diskominfo Batam

Kepri - Jatim Perkuat Hubungan Antar Daerah Melalui Misi Dagang dan Investasi Gubernur Kepri Ansar Ahmad bersalaman dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dalam pertemuan digelar di Ballroom Wyndham Hotel Panbil Batam, Senin (8/12/2025). Foto: Diskominfo Batam

Kepri, metroposid.com: Provinsi Kepulauan Riau dan Jawa Timur (Kepri-Jatim) memperkuat hubungan antar daerah melalui misi dagang dan investasi yang telah rutin terjalin dalam beberapa tahun terakhir dan berdampak signifikan.

Memperkuat misi tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad melakukan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Pertemuan digelar di Ballroom Wyndham Hotel Panbil Batam, Senin (8/12/2025) , mengusung tema ‘Meningkatkan Jejaring Konektivitas antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam sambutannya, Gubernur Kepri Ansar menegaskan bahwa misi dagang yang rutin dilakukan kedua provinsi selama beberapa tahun terakhir telah memberi dampak signifikan bagi perdagangan antardaerah.

“Alhamdulillah, dari catatan kami, nilai transaksi dari misi dagang ini telah membuahkan hasil lebih dari Rp300 miliar, tepatnya Rp307 miliar. Sebagian besar berupa komoditi dari Jawa Timur yang dimanfaatkan oleh Kepri,” ujar Ansar.

Dari total nilai tersebut, hanya sekitar Rp52 miliar merupakan transaksi Jawa Timur terhadap komoditas hasil industri dan produk unggulan Kepulauan Riau.

Menurut Ansar, kondisi ini wajar mengingat karakteristik wilayah Kepri yang hanya memiliki 1,9 persen daratan dan 88,1 persen wilayah laut.

Baca Juga :  BTN Kepri Moon Run 2025, Targetkan Ribuan Peserta dan Wisatawan

Karena keterbatasan lahan, sebagian besar kebutuhan pokok masyarakat Kepri masih dipasok dari provinsi lain, terutama Jawa Timur.

“Mulai dari beras, cabai rawit, cabai kering, hingga gula dan komoditas lain, banyak bergantung pada Jawa Timur yang merupakan provinsi penghasil utama komoditas pertanian, perkebunan, peternakan, bahkan industri pengolahan terbesar di Indonesia,” ujarnya.

Ansar menyebut misi dagang ini digelar pada momentum yang tepat, di tengah sejumlah wilayah Sumatera dilanda banjir beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut turut memengaruhi pasokan komoditas untuk Kepri, terutama dari Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

“Bayangkan, Kepri ini setiap hari membutuhkan rata-rata 2,5 juta butir telur, yang sebagian besar didatangkan dari Sumatera Utara. Insya Allah tahun depan, 50-60 persen kebutuhan telur bisa dipenuhi dari Jaffa di Pulau Bintan,” jelasnya.

Ia juga mengungkap kebutuhan besar Kepri terhadap komoditas sayur dan buah yang sebagian besar dipasok dari sentra produksi di daerah lain.

Selain aspek pasokan pangan, Ansar menegaskan pentingnya menjaga kelancaran rantai distribusi karena Kepulauan Riau merupakan salah satu tujuan wisata utama bagi wisatawan mancanegara.

Baca Juga :  Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Koperasi Merah Putih di Tembesi

Sebelum pandemi, Kepri mencatat 2,97 juta kunjungan wisatawan asing pada 2019, menempati posisi kedua setelah Bali. Sementara tahun ini, Kepri diperkirakan menerima 1,8 hingga 2 juta kunjungan wisatawan asing pascapemulihan pandemi dan pemberlakuan kembali visa on arrival.

“Kita kini berada di posisi tiga besar destinasi wisata mancanegara. Karena itu, keberlanjutan pasokan komoditas sangat penting untuk menjaga kualitas layanan pariwisata,” ungkapnya.

Ansar berharap kerja sama antara Jawa Timur dan Kepri tidak hanya terbatas pada perdagangan kebutuhan pokok, tetapi juga diperluas ke sektor UMKM, UKM, hingga pariwisata.

Ia meminta OPD Pemprov Kepri agar bekerja lebih serius dan membuka neraca kebutuhan pokok serta komoditas penting lainnya agar kerja sama ke depan semakin terarah dan optimal.

Hadir mendampingi Gubernur Ansar Pj. Sekretaris Daerah, Plt Kepala Disperindag, Kepala Dinas KP2KH, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas PMPTSP, Kepala DKP, Kepala Dinas LHK, Kepala Dispar, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepala Dinas PMD dan Dukcapil, Kepala Biro Adpim dan Plt Kepala Biro Pemerintahan dan Otda.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

Gubernur Ansar: Keberhasilan Pembangunan Nasional Ditentukan Kabupaten
Nyanyang Ajak Umat Muslim Maknai Isra Mikraj dan Jalankan Salat Lima Waktu
Peletakkan Batu Pertama Masjid Jami’ Al-Falah di Central Hills
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Koperasi Merah Putih di Tembesi
Business Matching Beras: Strategi Kepri Hadapi Lonjakan Permintaan
Indeks Kerukunan Umat Beragama Kepri Tinggi, Menteri Agama Apresiasi
Percepat Koperasi Merah Putih, Amsakar: Penggerak Ekonomi Rakyat
Kepri Gelar Isra Mikraj 2026 Bersama Menag Nasaruddin Umar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 18:05 WIB

Gubernur Ansar: Keberhasilan Pembangunan Nasional Ditentukan Kabupaten

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:15 WIB

Nyanyang Ajak Umat Muslim Maknai Isra Mikraj dan Jalankan Salat Lima Waktu

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:32 WIB

Peletakkan Batu Pertama Masjid Jami’ Al-Falah di Central Hills

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:08 WIB

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Tinjau Koperasi Merah Putih di Tembesi

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:40 WIB

Business Matching Beras: Strategi Kepri Hadapi Lonjakan Permintaan

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB