Mendes Yandri Dorong Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII APKASI di Aston Hotel Batam, Selasa (20/1/2026). Foto: Istimewa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII APKASI di Aston Hotel Batam, Selasa (20/1/2026). Foto: Istimewa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan pemerintah membangun Indonesia dari desa untuk mempercepat pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Yandri menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII APKASI di Aston Hotel Batam, Selasa (20/1/2026).

Dalam kesempatan itu, Yandri mengapresiasi APKASI yang melibatkan Kementerian Desa dalam forum strategis tersebut. Ia menilai Rakernas menjadi momentum memperkuat arah pembangunan desa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Yandri menegaskan perubahan paradigma pembangunan desa. Jika sebelumnya desa hanya menjadi objek, kini desa berperan sebagai subjek utama pembangunan.

Selanjutnya, Yandri memaparkan sejumlah program unggulan Kementerian Desa. Ia menyebut Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) berkembang menjadi penggerak desa ekspor dan desa wisata. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan sinergi kuat dengan pemerintah kabupaten karena setiap daerah memiliki potensi berbeda.

Baca Juga :  Jujitsu Indonesia Raih 13 Medali di Kamboja

Selain itu, Yandri mendorong pengembangan desa tematik, mulai dari desa wisata, desa ekspor, desa perikanan, desa peternakan, hingga desa pertanian. Pemerintah memperkuat program tersebut melalui kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pendirian Koperasi Desa Merah Putih.

Untuk mendukung percepatan, Yandri menekankan pentingnya data desa yang akurat. Ia memastikan Kementerian Desa siap memfasilitasi desa melalui permodalan, pemasaran, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat.

Melalui program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), Kementerian Desa telah menyalurkan bantuan ke ribuan desa. Program ini juga melahirkan desa ekspor, salah satunya di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang mengekspor kopi ke Australia.

Baca Juga :  Progres Pergeseran Warga Rempang Eco-City, 242 Kepala Keluarga Tempati Hunian Baru Layak Huni

Sementara itu, Yandri menegaskan pemerintah tidak memangkas Dana Desa. Pemerintah justru mengoptimalkan pemanfaatan dan pengelolaannya agar lebih tepat sasaran.

Ia berharap Koperasi Desa Merah Putih mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dengan ketentuan minimal 20 persen keuntungan dikembalikan ke desa sebagai aset desa.

Ke depan, pemerintah akan menggelar rapat koordinasi nasional bersama para bupati dari daerah dengan desa tertinggal. Pemerintah juga membuka ruang kolaborasi dengan sektor swasta.

“Dengan kebijakan yang tepat dan pengawalan yang kuat, desa akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Yandri.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Pemerintah Bidik Internet 100 Mbps, Tarif Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:44

Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:21

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19