Mensesneg Imbau Warga Waspada Saat Nataru, Pemerintah Perketat Pengawasan Transportasi

Senin, 29 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mensesneg kepada awak media usai konferensi pers Perkembangan Terkini Penanganan Pascabencana Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025). Foto: InfoPublik

Mensesneg kepada awak media usai konferensi pers Perkembangan Terkini Penanganan Pascabencana Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025). Foto: InfoPublik

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), khususnya bagi warga yang melakukan perjalanan darat, laut, maupun udara.

Imbauan tersebut disampaikan Mensesneg kepada awak media usai konferensi pers Perkembangan Terkini Penanganan Pascabencana Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat di Posko Terpadu Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12/2025).

Mensesneg Prasetyo Hadi menekankan bahwa pemerintah sejak awal telah mengambil berbagai langkah untuk memastikan masa liburan dan pergantian tahun berjalan aman, lancar, dan terkendali, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi. “Pemerintah sejak awal sudah berusaha melakukan langkah-langkah untuk memastikan proses liburan dan pergantian tahun dapat berjalan dengan aman dan tidak menimbulkan hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Prasetyo.

Baca Juga :  Wamen Ossy Terjun ke Lokasi Bencana Sumut, Serahkan Bantuan dan Dengarkan Cerita Warga Terdampak

Mensesneg mengingatkan masyarakat yang bepergian secara mandiri agar terlebih dahulu mengecek kelayakan kendaraan yang digunakan. Selain itu, pemerintah telah menginstruksikan kementerian dan lembaga terkait untuk memaksimalkan pemeriksaan kendaraan angkutan umum, menyusul adanya insiden kecelakaan sebelumnya. “Kami sudah meminta agar dilakukan betul-betul pengecekan kelayakan kendaraan-kendaraan umum yang akan melayani masyarakat selama liburan dan pergantian tahun,” tegasnya.

Menurut Prasetyo, langkah ini penting untuk menekan potensi kecelakaan di tengah meningkatnya volume penumpang pada periode Nataru.

Selain transportasi darat, Mensesneg juga meminta jajaran penyeberangan dan pelayaran, termasuk operator dan petugas keselamatan, untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap prosedur keamanan dan keselamatan. “Jumlah penumpang meningkat, sehingga kita tidak boleh kendur dari sisi disiplin keamanan dan keselamatan,” katanya.

Baca Juga :  Pegadaian Sukses Gelar Tring! Golden Run 2026

Pemerintah menaruh perhatian khusus pada jalur penyeberangan menuju Sumatera yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan deras.

Prasetyo juga menyampaikan bahwa pemerintah telah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) selama periode libur Nataru. Koordinasi dilakukan bersama Pertamina di bawah kementerian terkait agar distribusi energi tetap aman di seluruh wilayah. “Prinsipnya kami memastikan ketersediaan BBM agar masyarakat tidak mengalami kendala selama liburan,” ujarnya.

Menutup keterangannya, Mensesneg kembali mengajak masyarakat untuk disiplin, waspada, dan mematuhi seluruh aturan keselamatan, khususnya di tengah cuaca ekstrem dan meningkatnya mobilitas selama libur akhir tahun. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Pemerintah bekerja, masyarakat juga kami harap ikut berdisiplin,” pungkasnya. Sumber InfoPublik

Editor : Yuli

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru