Mentan dan Barantin Tindak Tegas Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Kepri

Senin, 19 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Barantin Sahat Simatupang  mendampingi Mentan RI, Amran Sulaiman, meninjau penindakan komoditas pertanian ilegal di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026). Foto: Istimewa

Kepala Barantin Sahat Simatupang  mendampingi Mentan RI, Amran Sulaiman, meninjau penindakan komoditas pertanian ilegal di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026). Foto: Istimewa

Lebih dari 700 ton beras hasil penindakan diamankan oleh Badan Karantina Indonesia (Barantin). Sebagian besar beras telah dilelang sesuai ketentuan hukum pidana karena mudah rusak. Hasil lelang disetorkan ke kas negara dan digunakan sebagai bukti di persidangan. Sementara itu, sejumlah barang bukti lain masih dalam proses hukum dan pengembangan perkara.

Kepala Barantin Sahat Simatupang  mendampingi Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, meninjau penindakan komoditas pertanian ilegal di Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, Senin (19/1/2026). Komoditas beras ilegal masuk melalui jalur perairan Kepri tanpa dokumen karantina.

 Selain beras, petugas menahan bawang merah, cabai kering, gula, dan bawang putih yang masuk tanpa memenuhi persyaratan karantina.

Baca Juga :  TNI AL Amankan Kapal Bermuatan Kayu dan Narkotika di Perairan Karimun

Sahat menegaskan, penindakan ini menunjukkan peran strategis karantina dalam memastikan setiap komoditas yang masuk ke Indonesia memenuhi persyaratan kesehatan. Langkah ini mencegah masuk dan tersebarnya hama serta penyakit yang mengancam keamanan pangan.

“Penegakan aturan karantina bukan sekadar penindakan hukum, tetapi melindungi petani, pelaku usaha yang patuh, dan menjaga keberlanjutan sistem pangan nasional. Barantin terus memperkuat sinergi dengan Kementan, Bea dan Cukai, dan instansi terkait agar lalu lintas komoditas berjalan sesuai aturan, sekaligus mendukung stabilitas dan ketahanan pangan,” jelas Sahat.

Menteri Pertanian menekankan, lalu lintas ilegal tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam produksi pangan nasional dan kesejahteraan jutaan petani. “Tindak tegas hingga ke akarnya agar swasembada pangan tidak terganggu. Jangan sampai terjadi lagi,” tegas Amran.

Baca Juga :  Wagub Kepri Pastikan Stok Beras 6.700 Ton Aman Jelang Ramadan dan Lebaran

Sahat juga mengapresiasi seluruh instansi yang terlibat, termasuk Bea Cukai, aparat penegak hukum, TNI AL, Polair, dan pemerintah daerah, atas kolaborasi pengawasan dan penindakan pelanggaran karantina di perairan Kepulauan Riau.

Barantin berharap, penguatan sistem perkarantinaan dapat mendukung Asta Cita Presiden RI, mewujudkan ketahanan pangan nasional, dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melaporkan komoditas karantina. Dengan begitu, kualitas dan keamanan komoditas yang beredar di pasar dapat terjamin.

Editor: Diki

Berita Terkait

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang
BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November
LPTQ Batam Bidik 10 Besar Nasional pada MTQH 2027

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:57

Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:26

Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:18

Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19