OJK Perkuat Budaya Integritas Generasi Muda Lewat SPARK Camp 2026

Sabtu, 23 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena. Foto: Istimewa

Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena. Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat budaya integritas, tata kelola, dan manajemen risiko di lingkungan pendidikan melalui kuliah umum bertema The Guardian of Governance: Membangun Integritas Pemimpin Masa Depan.

Kegiatan yang menjadi bagian dari Road to Risk and Governance Summit 2026 itu digelar di Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

OJK melaksanakan kegiatan secara hybrid dan melibatkan sekitar 5.000 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta, Surakarta, dan Banyumas.

Ketua Dewan Audit merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena, menegaskan governance menjadi kunci pembangunan yang adil, transparan, dan berkelanjutan.

Baca Juga :  OJK Kepri Dorong Sektor Jasa Keuangan Perkuat Ekonomi di HUT ke-81 RI

“Pembangunan tidak hanya harus cepat, tetapi juga tepat, transparan, dan akuntabel,” kata Sophia.

Ia meminta generasi muda tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan integritas sejak dini.

“Bukan hanya pintar, tetapi juga harus punya integritas kuat,” ujarnya.

Sophia menjelaskan, sektor jasa keuangan menghadapi tantangan besar mulai dari risiko geopolitik, serangan siber, disinformasi, hingga perkembangan Artificial Intelligence (AI).

Karena itu, OJK terus memperkuat tata kelola melalui strategi anti-fraud, penguatan pengendalian internal, pengelolaan konflik kepentingan, dan penguatan keamanan teknologi informasi.

Baca Juga :  OJK Luncurkan Roadmap Pengembangan Ekosistem Bulion 2026–2031

Saat ini, total aset sektor jasa keuangan yang diawasi OJK mencapai sekitar Rp30 ribu triliun.

Wakil Rektor IV UMS, Em Sutrisna, menilai integritas menjadi fondasi utama kepemimpinan masa depan.

“IPK saja tidak cukup. Integritas, kejujuran, dan amanah menjadi hal utama,” katanya.

Dalam kegiatan itu, peserta juga berdiskusi langsung dengan narasumber OJK terkait penguatan budaya etika dan governance di lingkungan organisasi.

OJK turut menyosialisasikan Risk and Governance Summit 2026 serta Innovation Paper Competition untuk mendorong mahasiswa melahirkan ide dan rekomendasi bagi sektor jasa keuangan yang lebih kredibel dan berintegritas.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Tiga Pekan Pascagempa, Pendidikan di NTT Mulai Pulih
Pemko Batam Lanjutkan Seragam Sekolah Gratis, 52.835 Siswa Jadi Penerima
Beasiswa Pemko Batam Buka Jalan Anak Hinterland Tembus Kampus Negeri Bergengsi
BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam
62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi
Amsakar Tegaskan Pembangunan SMKN 13 Batam Perkuat SDM Unggul
Menkomdigi Ajak Guru Kawal PP TUNAS, Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Pegadaian Ajak Mahasiswa Mulai Investasi dan Siapkan Masa Depan Sejak Dini

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:35

Tiga Pekan Pascagempa, Pendidikan di NTT Mulai Pulih

Senin, 10 Agustus 2026 - 18:36

Pemko Batam Lanjutkan Seragam Sekolah Gratis, 52.835 Siswa Jadi Penerima

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:05

Beasiswa Pemko Batam Buka Jalan Anak Hinterland Tembus Kampus Negeri Bergengsi

Kamis, 23 Juli 2026 - 09:46

BIB Salurkan Bantuan Rp49,2 Juta untuk SLB Negeri Batam

Selasa, 14 Juli 2026 - 00:47

62 Persen Lulusan SMP Pilih SMK, Pemprov Kepri Tambah Sekolah Vokasi

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri latihan penanganan pasca-force down Koopsudnas Tahun Anggaran 2026 di Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Jumat (11/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Jumat, 11 Sep 2026 - 20:45