TK Islam Hang Tuah Batam membuktikan metode belajar sambil bermain mampu mendorong perkembangan anak secara menyeluruh. Dalam satu tahun pembelajaran, sekolah mencatat peningkatan signifikan pada karakter, keberanian, kemandirian, hingga nilai agama dan moral siswa.
Keberhasilan tersebut disampaikan Kepala Sekolah TK Islam Hang Tuah Batam, Nuri Purnawati, saat Graduation Ceremony and Student Performance di Hotel Golden Bay, Bengkong, Selasa (23/6/2026).
Menurut Nuri, sekolah mengevaluasi enam aspek perkembangan anak selama satu tahun, mulai dari nilai agama dan moral, kognitif, bahasa, sosial-emosional, hingga seni.
“Melalui bermain, anak-anak berkembang lebih optimal. Mereka yang awalnya menangis dan enggan berpisah dengan orang tua, kini lebih percaya diri, mandiri, dan terbiasa memberi salam kepada guru saat datang ke sekolah,” ujarnya.
Nuri menjelaskan, perkembangan juga terlihat pada kemampuan kognitif dan bahasa siswa. Anak-anak kini mampu mengenal angka, berhitung, serta berkomunikasi dengan lebih lancar. Sementara dari sisi sosial-emosional, mereka mulai memahami pentingnya kebersamaan dan berbagi dengan teman.
Ia menegaskan, pendidikan anak usia dini tidak berfokus pada calistung secara kaku, melainkan pada stimulasi perkembangan melalui aktivitas bermain.
“Hari ini kita bisa melihat sendiri keberanian mereka tampil di depan umum tanpa rasa canggung,” katanya.
Ketua sekaligus Direktur Yayasan Hang Tuah Batam, Jogie Suaduon, mengapresiasi capaian para siswa. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari dedikasi dan kesabaran para guru dalam mendampingi anak-anak setiap hari.
Menurutnya, penampilan siswa yang membawakan tari persembahan, membaca Al-Qur’an, melantunkan surah pendek, hingga tilawah menjadi bukti nyata hasil proses pendidikan selama setahun.
Jogie menambahkan, pembentukan mental berani dan percaya diri menjadi bagian dari sistem pendidikan Yayasan Hang Tuah Batam yang diterapkan berkelanjutan mulai dari jenjang TK hingga SMA.
“Kami membiasakan anak didik berani menunjukkan kemampuan yang mereka miliki. Kepercayaan diri ini akan menjadi bekal penting bagi mereka saat bermasyarakat di masa depan,” ujarnya.
Editor: Bibah






