Halaman Panti Asuhan At-Taqwa di Perumahan Taman Seruni, Batam Kota, terdengar tawa riang anak-anak. Mereka duduk bersila, bercampur dengan para jurnalis Batam yang hadir bukan sebagai peliput, tapi sebagai teman makan siang, Jumat (2/1/2026).
Puluhan anak panti menyambut hidangan sederhana yang dibawa para jurnalis. Hanya senyum yang mengembang, cerita-cerita kecil yang menghangatkan suasana, dan doa-doa lirih yang dipanjatkan bersama.
Momen makan bersama ini lahir dari rasa syukur para jurnalis setelah menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan bencana alam di Sumatera. Semangat berbagi itu mereka bawa pulang ke Batam.
“Dengan berbagi, kita menumbuhkan rasa saling menyayangi—baik untuk adik-adik di panti maupun saudara-saudara kita di daerah bencana,” kata Bagas Kara, koordinator kegiatan.
Hari itu, para jurnalis juga menyalurkan 700 kotak nasi ke berbagai lokasi. Masjid Batu Merah, Masjid Al-Nurul Ula, Masjid Polresta Jihadul Mucharom, dan Masjid Nurul Yaqin Tiban Indah menjadi tempat distribusi makanan. Sambutan hangat dan doa masyarakat menambah kebahagiaan hari itu.
Bagi anak-anak Panti Asuhan At-Taqwa, siang sederhana itu mengingatkan mereka bahwa mereka tidak sendiri. Ada tangan-tangan yang peduli dan hati yang ingin berbagi. Bagi para jurnalis, momen ini menegaskan bahwa di balik setiap berita tentang musibah dan perjuangan manusia, empati tetap penting.
Editor: Difky






