Pemko Batam Segera Bangun Pasar Induk Jodoh, Pedagang TOS 3000 Dipindahkan

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Induk Jodoh saat dibongkar beberapa tahun lalu. Foto: Istimewa

Pasar Induk Jodoh saat dibongkar beberapa tahun lalu. Foto: Istimewa

Pemerintah Kota Batam segera membangun Pasar Induk Jodoh bekerja sama dengan pihak swasta. Pembangunan ini bertujuan menyediakan tempat berdagang yang lebih layak sekaligus menata kawasan perkotaan.

Pelaksana Harian Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Batam, Suhar, mengatakan proyek tersebut tidak menggunakan anggaran APBD. Pemko Batam memilih skema kerja sama dengan swasta karena nilai investasinya mencapai ratusan miliar rupiah.

“Kalau mengandalkan APBD tentu tidak cukup. Karena nilainya ratusan miliar, maka kita gunakan skema kerja sama KSP. Saat ini sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya,” kata Suhar.

Pembangunan Pasar Induk Jodoh juga menjadi solusi atas kondisi TOS 3000 atau Pasar Nagoya Baru yang selama ini dinilai tidak tertata.

Baca Juga :  BP Batam–Batu Bara Bahas Transformasi Air dan Penguatan Investasi

Menurut Suhar, aktivitas pasar di kawasan tersebut bahkan sudah meluas hingga memakan badan jalan.

“Saat ini kondisi TOS 3000 sudah tidak layak, bahkan sampai memakan jalan. Padahal aktivitas pasar seharusnya berada di dalam gedung,” ujarnya.

Dengan hadirnya pasar induk baru, seluruh pedagang akan dipindahkan ke lokasi yang lebih bersih dan tertata. Proses relokasi nantinya dilakukan secara bertahap oleh pihak pengelola.

“Pengelola yang akan memindahkan pedagang sekaligus mengosongkan TOS 3000. Semua pedagang dipindahkan ke Pasar Induk Jodoh yang baru,” katanya.

Baca Juga :  Arus Mudik Lebaran di Pelabuhan Batam Naik, BP Batam Perkuat Layanan dan Pengawasan

Pemko Batam menargetkan proses relokasi pedagang mulai berjalan pada 2027. Seluruh pedagang ditargetkan sudah menempati lokasi baru pada 2028.

Suhar menjelaskan, Pasar Induk Jodoh akan dibangun dengan konsep bertingkat. Area pasar basah dan pasar kering akan dipisahkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertata dan nyaman.

Selain menata kawasan, pembangunan pasar induk ini juga ditujukan untuk memperkuat ekonomi masyarakat.

“Pasar induk ini kami arahkan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, terutama pedagang kecil dan UMKM agar bisa berkembang,” ujar Suhar.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Batam Idul Fitri Food and Art Fest Perdana Digelar di Batam
Trafik Lebaran Naik 10 Persen, Hang Nadim Batam Tetap Jaga Kelancaran Penerbangan
PT Bandara Internasional Batam Catat Lonjakan Penumpang 10 Persen
Pemko Batam Optimalkan Pembiayaan Inovatif untuk Percepat Pembangunan
Arus Balik Lebaran di Batam Diprediksi Memuncak 24 dan 30 Maret
Amsakar Tinjau Proyek Infrastruktur di Hari Pertama Kerja Usai Idulfitri
Pemko Batam Terapkan WFA, Pelayanan Publik Tetap Optimal
Pemko Batam Terapkan WFH Bertahap, ASN Wajib WFO Penuh Setiap Senin
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:44 WIB

Batam Idul Fitri Food and Art Fest Perdana Digelar di Batam

Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:24 WIB

Trafik Lebaran Naik 10 Persen, Hang Nadim Batam Tetap Jaga Kelancaran Penerbangan

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:47 WIB

PT Bandara Internasional Batam Catat Lonjakan Penumpang 10 Persen

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:19 WIB

Pemko Batam Optimalkan Pembiayaan Inovatif untuk Percepat Pembangunan

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:29 WIB

Arus Balik Lebaran di Batam Diprediksi Memuncak 24 dan 30 Maret

Berita Terbaru

Kepala Diskominfo Kota Batam Rudi Panjaitan

Pemerintahan

Pemko Batam Gelar Salat Istisqa Senin Pagi di Dataran Engku Putri

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:52 WIB

Gubernur Kepri Ansar Ahmad berdialog dengan pengurus Kadin Kepri periode 2026–2030 di Pulau Penyengat, Sabtu (28/3/2026). Pertemuan ini seabagai ajang silaturahmi sekaligus membahas berbagai potensi pengembangan daerah. Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Ansar dan Kadin Kepri, Bahas Potensi Pengembangan Pulau Penyengat

Minggu, 29 Mar 2026 - 15:30 WIB