Pemulihan Pendidikan Pascabencana, 99 SMK Teken PKS Rehab Rekon

Sabtu, 31 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah cepat Kemendikdasmen dalam memulihkan pendidikan pascabencana ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melindungi hak pendidikan anak-anak, bahkan bergerak lebih cepat dibandingkan sektor lainnya. Foto: Kemendikdasmen

Langkah cepat Kemendikdasmen dalam memulihkan pendidikan pascabencana ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam melindungi hak pendidikan anak-anak, bahkan bergerak lebih cepat dibandingkan sektor lainnya. Foto: Kemendikdasmen

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempercepat pemulihan pendidikan pascabencana. Sebanyak 99 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terdampak resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab rekon) sekolah.

Program rehab rekon ini mengalokasikan anggaran lebih dari Rp270 miliar dari APBN. Penandatanganan PKS berlangsung di Hotel Grand Nanggroe, usai para kepala sekolah mengikuti bimbingan teknis selama tiga hari sejak 28 Januari.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, memastikan dana segera cair dan langsung digunakan untuk pekerjaan fisik di lapangan.

Baca Juga :  Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

“Kepala sekolah bersama komite sekolah akan melaksanakan pekerjaan fisik, dengan pendampingan Aparat Penegak Hukum agar proses berjalan transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Secara nasional, total anggaran rehab rekon sektor pendidikan di tiga provinsi terdampak mencapai Rp2,4 triliun, sesuai arahan langsung Presiden Prabowo kepada Kemendikdasmen.

Murthalamuddin menegaskan, Pemerintah Aceh aktif mendukung percepatan program dengan menyiapkan data dan dokumen administrasi secara lengkap.

Ia optimistis, sekolah dengan kategori rehab ringan dan sedang dapat kembali melaksanakan pembelajaran normal pada semester depan, termasuk dengan dukungan penyediaan mobiler.

Baca Juga :  Pantau Pengamanan, Kapolri Pastikan Idulfitri 2026 Aman dan Kondusif

Sementara itu, sekolah yang memerlukan relokasi atau pembangunan pengganti ditargetkan dapat digunakan tahun depan.

Menurutnya, langkah cepat Kemendikdasmen menegaskan kehadiran negara dalam melindungi hak pendidikan anak, bahkan bergerak lebih cepat dibanding sektor lain.

“Pemerintah memastikan pendidikan anak tetap berjalan dan tidak terhenti akibat bencana,” pungkasnya. Sumber InfoPublik

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru