Pentingnya Literasi Asuransi bagi Generasi Muda

Senin, 16 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum “Insights for the Future” di Universitas Jember (12/2/2026). Foto: Istimewa

Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum “Insights for the Future” di Universitas Jember (12/2/2026). Foto: Istimewa

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong peningkatan literasi dan inklusi asuransi bagi generasi muda untuk memperkuat ketahanan keuangan dan ekonomi nasional.

Kepala Eksekutif Pengawas PPDP OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan hal itu dalam kuliah umum “Insights for the Future” di Universitas Jember (12/2/2026). Ia menegaskan asuransi membantu masyarakat mengelola dan mengalihkan risiko agar stabilitas keuangan tetap terjaga.

Baca Juga :  Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

SNLIK 2025 mencatat indeks literasi asuransi 45,45 persen dan inklusi 28,50 persen. OJK terus menggencarkan edukasi untuk mempersempit kesenjangan tersebut, khususnya di kalangan mahasiswa.

Rektor UNEJ Iwan Taruna menyatakan kegiatan ini strategis di tengah dinamika ekonomi global. Ia berharap mahasiswa memahami manajemen risiko sebagai fondasi ketahanan ekonomi.

Baca Juga :  Prabowo: Pamong Praja Harus Hadir Melayani dan Melindungi Rakyat

OJK juga memfasilitasi kerja sama UNEJ dengan ACA dan AAJI untuk memperkuat edukasi, riset, dan pengembangan SDM, termasuk peluncuran Beasiswa Harry Dyah bagi mahasiswa bertema asuransi jiwa.

Melalui kegiatan ini, OJK menegaskan komitmennya memperluas edukasi keuangan dan memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi serta industri.

 

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru