Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan kesiapan layanan dan distribusi energi menjelang puncak arus balik Idulfitri 2026. Hal itu terlihat saat Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Mahmud Azhar Lubis, meninjau SPBU COCO 11.201.101 dan Fuel Terminal Medan Group.
Kunjungan ini bertujuan memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal sekaligus mengecek kesiapan infrastruktur dan kelancaran distribusi energi di wilayah Sumbagut.
Mahmud meninjau langsung operasional SPBU COCO sebagai salah satu titik layanan utama. Ia memastikan pelayanan berjalan baik serta sarana dan fasilitas dalam kondisi optimal.
“Kami melihat kesiapan layanan di SPBU maupun infrastruktur di Fuel Terminal telah berjalan dengan baik. Sarana dan fasilitas yang tersedia juga mendukung kelancaran distribusi energi sehingga kebutuhan masyarakat menjelang arus balik dapat terpenuhi,” ujar Mahmud.
Setelah itu, rombongan melanjutkan peninjauan ke Fuel Terminal Medan Group untuk memastikan kesiapan infrastruktur penyaluran BBM, mulai dari proses penerimaan, penyimpanan hingga distribusi ke berbagai wilayah.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan Pertamina terus mengoptimalkan kesiapan operasional menghadapi periode arus balik Lebaran.
“Pertamina Patra Niaga memastikan sarana dan fasilitas operasional siap serta menjaga stok BBM tetap aman. Kami juga memperkuat koordinasi lintas fungsi agar distribusi energi kepada masyarakat berjalan lancar,” ujarnya.
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi, terutama saat mobilitas meningkat pada arus balik Lebaran.
Langkah ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam menjaga ketahanan dan efisiensi energi nasional. Melalui sinergi antara pemerintah dan Pertamina, distribusi energi diharapkan tetap terjaga dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.






