Pertamina Patra Niaga memastikan stok dan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di Sumatera Utara tetap aman. Kepastian itu diperoleh setelah Dewan Komisaris Pertamina Patra Niaga, Panel Barus, bersama Direktur Transformasi, Digitalisasi & Sustainability, Tenny Elfrida, meninjau langsung lima SPBU melalui Management Walkthrough (MWT), Jumat (31/7/2026).
Peninjauan dilakukan di SPBU Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, dan Kabupaten Karo. Tim mengecek operasional SPBU, ketersediaan stok BBM, penerapan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE), serta berdialog dengan pengelola, operator, dan pelanggan.
Hasil pemantauan menunjukkan seluruh SPBU beroperasi normal. Stok BBM mencukupi dan penyaluran berjalan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Panel Barus menegaskan, kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelayanan energi tetap andal di lapangan.
“Selama beberapa hari kami meninjau langsung sejumlah SPBU di Medan, Deli Serdang, hingga Karo. Hasilnya, operasional berjalan normal dan pasokan BBM dalam kondisi aman. Tim Pertamina Patra Niaga juga bekerja 24 jam untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Direktur Transformasi, Digitalisasi & Sustainability Pertamina Patra Niaga, Tenny Elfrida, mengatakan perusahaan terus menyempurnakan sistem distribusi guna meningkatkan keandalan penyaluran BBM.
“Kami telah mengecek langsung kondisi stok dan penyaluran, baik di terminal BBM maupun SPBU. Hasilnya aman dan distribusi berjalan lancar. Penyempurnaan sistem akan terus dilakukan agar layanan kepada masyarakat semakin andal,” katanya.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, memastikan seluruh hasil evaluasi Dewan Komisaris dan Direksi akan diterapkan secara konsisten di seluruh wilayah kerja Regional Sumbagut.
Menurutnya, Pertamina terus memperkuat pengawasan operasional SPBU, memantau stok, dan menjaga kelancaran distribusi BBM melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, serta mitra penyalur.
Editor: Bibah







