PT PLN Batam menanam 135 bibit mangrove di Hutan Lindung Sei Beduk sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan. Aksi tersebut menjadi bagian dari penanaman 1.700 bibit mangrove pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tingkat Kota Batam, Jumat (26/6/2026).
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam bersama Yayasan Akar Bumi Indonesia menggelar kegiatan itu dengan melibatkan 30 perusahaan peserta PROPER. PLN Batam menjadi salah satu penyumbang bibit mangrove terbanyak dalam aksi tersebut.
Vice President K3 PT PLN Batam, Rosa Darman, menegaskan perusahaan terus menyeimbangkan penyediaan listrik andal dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Menjaga lingkungan merupakan komitmen jangka panjang. Karena itu, kami terus mendukung program pelestarian yang memberi manfaat bagi masyarakat dan ekosistem,” ujar Rosa.
Ia menilai mangrove berperan penting menahan abrasi, menyerap karbon, menjaga ekosistem pesisir, serta melindungi habitat biota laut.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Batam, Johar M. Hasibuan, mengapresiasi dukungan perusahaan dalam penanaman mangrove. Menurutnya, aksi tersebut membuktikan kepedulian dunia usaha terhadap pelestarian lingkungan.
Ia juga mengajak pemerintah, perusahaan, komunitas, dan masyarakat memperkuat kolaborasi untuk menjaga kawasan pesisir.
Ketua Yayasan Akar Bumi Indonesia, Soni Riyanto, mengatakan seluruh bibit mangrove akan dirawat selama tiga tahun melalui pemantauan rutin dan penyulaman tanaman yang mati. Program itu menargetkan tingkat keberhasilan tumbuh lebih dari 80 persen.
Melalui aksi tersebut, PLN Batam menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program lingkungan sekaligus mendorong pembangunan yang selaras dengan kelestarian alam.
Editor: Bibah






