Tiket Diskon PELNI 30% Ludes, Penumpang Lampaui Target

Sabtu, 4 April 2026 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang yang menggunakan KM Kelud saat lebaran tahun ini. Foto: Istimewa

Penumpang yang menggunakan KM Kelud saat lebaran tahun ini. Foto: Istimewa

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menutup lebih cepat penjualan tiket program diskon transportasi laut 30 persen. Program yang dibuka sejak 11 Februari 2026 untuk keberangkatan 11 Maret–5 April 2026 itu resmi berakhir pada Jumat (3/4/2026) setelah kuota habis terjual.

PELNI mencatat 467.662 penumpang memanfaatkan program ini. Angka tersebut mencapai 105 persen dari target awal 445.534 penumpang.

Direktur Utama PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Tri Andayani mengatakan tingginya pembelian tiket pada rute-rute pendek mendorong realisasi penumpang melampaui proyeksi.

Baca Juga :  Ayok, Daftar Batam Bersepeda HJB ke-196, Ada Dua Motor Menanti

“Program diskon 30 persen dari pemerintah mendapat respons positif masyarakat. Kuota yang habis pada 3 April membuktikan program ini membantu masyarakat mudik Lebaran dengan biaya lebih terjangkau,” ujarnya.

Hingga 4 April 2026, PELNI menjual 487.905 tiket untuk keberangkatan 11 Maret–5 April 2026. Jumlah ini naik 101,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 479.133 tiket.

Baca Juga :  Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA

Anda juga mengapresiasi dukungan pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, yang mempercayakan program ini kepada PELNI.

PELNI memastikan tetap melayani penumpang hingga masa Angkutan Lebaran berakhir pada 6 April 2026. Meski kuota diskon habis, perusahaan tetap mengutamakan keselamatan, zero accident, dan service excellence dalam setiap perjalanan.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam
Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam
Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA
Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap
OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan
Imigrasi Tangkap 210 WNA Pelaku Scam Investasi Daring di Batam
Kantor Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok Usai Operas di Marina City
Ketua Dewan Pers Ajak Publik Utamakan Informasi Berkualitas di Era Media Sosial
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 00:39 WIB

Gagalkan Penyelundupan LTJ dan Unsur Radioaktif, Kasum TNI Tinjau Barang Bukti di Batam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:31 WIB

Diduga Jual Titik MBG Rp400 Juta, Polisi Usut Dugaan Penipuan SPPG di Batam

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:26 WIB

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Investasi CANTVR dan YUDIA

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:36 WIB

Dikubur di Belakang Rumah, Pembunuh Perempuan Muda di Lingga Ditangkap

Senin, 11 Mei 2026 - 10:09 WIB

OJK Denda Indosaku Rp875 Juta akibat Pelanggaran Penagihan

Berita Terbaru

Menteri PPN/Bappenas RI Rachmat Pambudy didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad melihat sejumlah produk unggulan UMKM yang dipamerkan di Gedung Dekranasda Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Kamis (28/5/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Pemerintahan

Menteri Bappenas Kagumi Budaya dan Potensi UMKM Kepri

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:41 WIB