Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen

Jumat, 24 April 2026 - 01:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Foto: Humas BP Batam

Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Foto: Humas BP Batam

Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai Rp17,4 triliun. Capaian ini melonjak 102,85 persen secara tahunan dan naik 68,92 persen dibanding triwulan sebelumnya.

Lonjakan ini menegaskan akselerasi kuat Batam di awal 2026 sekaligus memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan investasi nasional.

BP Batam mencatat PMA sebesar Rp8,8 triliun dan PMDN Rp8,5 triliun. Investor domestik mendorong PMDN tumbuh 216 persen secara tahunan, sementara investor asing menjaga PMA tetap kuat.

Sektor mesin dan elektronik mendominasi dengan kontribusi 23,65 persen. Sektor kimia dan farmasi menyusul 21,18 persen, jasa lainnya 17,70 persen, serta perumahan, kawasan industri, dan perkantoran 13,09 persen.

Baca Juga :  Beragam Agenda di HJB ke-196, Tetap Tertata dan Meriah

Dominasi sektor ini menegaskan Batam mengandalkan industri bernilai tambah dan memperkuat ekosistem manufaktur.

Batam menyumbang 73,5 persen dari total investasi Kepulauan Riau yang mencapai Rp23,8 triliun. Kontribusi ini menempatkan Batam sebagai penggerak utama ekonomi kawasan. Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai lonjakan ini mencerminkan kepercayaan investor yang kian kuat.
“Batam tidak hanya menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan peran strategis Batam dalam menggerakkan ekonomi.
“Pertumbuhan ini memberi efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” katanya.

Baca Juga :  Ini Rangkaian Perayaan HJB ke-196

Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan kualitas pertumbuhan.
“Struktur investasi Batam sehat. PMA tetap kuat dan PMDN tumbuh agresif,” ujarnya.

Singapura menjadi penyumbang terbesar dengan Rp4,82 triliun. Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang menyusul sebagai investor utama.

Sebaran ini memperkuat posisi Batam dalam jaringan investasi regional dan global.

BP Batam menargetkan menjaga tren positif ini dengan memperkuat layanan investasi, mempercepat penyediaan lahan dan utilitas, serta meningkatkan kepastian berusaha.

Ke depan, Batam tidak hanya mengejar nilai investasi, tetapi juga membangun ekosistem industri yang kompetitif dan berkelanjutan.

Editor: Difky

Berita Terkait

BatamFast Resmikan Counter Baru, Perkuat Layanan Penyeberangan Batam-Singapura
Pemko Batam Libatkan RT/RW Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan
Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam
Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam
Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global
Amsakar Minta OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas di Semester II 2026
Kenali SiMOLEK OJK Kepri, Bawa Edukasi hingga Layanan Cek SLIK
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:30 WIB

BatamFast Resmikan Counter Baru, Perkuat Layanan Penyeberangan Batam-Singapura

Rabu, 29 Juli 2026 - 20:18 WIB

Pemko Batam Libatkan RT/RW Dongkrak Kepatuhan Pajak Kendaraan

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:07 WIB

Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:51 WIB

Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04 WIB

Pemko Batam Matangkan RPBD, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana

Berita Terbaru