VIDA Dukung Pelaporan SPT Coretax dengan Tanda Tangan Elektronik

Senin, 23 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Indonesia Digital Identity (VIDA), menyediakan Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi agar Wajib Pajak dapat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan secara sah dan aman. Foto: Istimewa

PT Indonesia Digital Identity (VIDA), menyediakan Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi agar Wajib Pajak dapat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan secara sah dan aman. Foto: Istimewa

PT Indonesia Digital Identity (VIDA) mendukung implementasi sistem inti administrasi perpajakan (Coretax). Perusahaan ini menyediakan Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi agar Wajib Pajak dapat melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan secara sah dan aman.

Kementerian Keuangan Republik Indonesia menunjuk VIDA sebagai Penyelenggara Sertifikat Elektronik (PSrE) melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 584/2022. Penunjukan ini memberi kewenangan kepada VIDA untuk menerbitkan Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi bagi layanan perpajakan digital.

VIDA juga menjalankan kampanye edukatif bertajuk “Lapor Coretax: Jangan PaNIK, Cukup Pakai NIK” untuk membantu masyarakat memahami pelaporan pajak digital.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengembangkan Coretax untuk memodernisasi sistem administrasi perpajakan. Sistem ini membutuhkan dokumen elektronik yang sah, aman, dan terverifikasi.

VIDA mengintegrasikan Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Integrasi ini membantu Wajib Pajak memverifikasi identitas sekaligus menjaga keamanan data saat mengirim dokumen pajak.

Baca Juga :  Prabowo Bongkar Dugaan Kebocoran Rp15.400 Triliun dari Manipulasi Ekspor

Founder dan Group CEO VIDA, Niki Luhur, mengatakan kampanye “Jangan PaNIK, Cukup Pakai NIK” menekankan kemudahan proses pelaporan pajak.

Ia menegaskan Wajib Pajak cukup menggunakan NIK yang telah terverifikasi untuk memperoleh Tanda Tangan Elektronik tersertifikasi yang sah secara hukum.

Niki menjelaskan Kementerian Keuangan dan DJP telah mengakui Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi yang diterbitkan VIDA. Pengakuan ini menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap layanan identitas digital yang dikembangkan perusahaan tersebut.

Ia menambahkan Tanda Tangan Elektronik memiliki kekuatan hukum yang setara dengan tanda tangan basah sesuai Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Penggunaan teknologi ini juga membantu menjaga keamanan data sekaligus meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak.

Baca Juga :  Menaker Dorong Penguatan K3 Menyeluruh, Libatkan Dokter Okupasi

VIDA menjalankan tiga langkah utama untuk mendukung Wajib Pajak.

Pertama, VIDA memanfaatkan NIK terverifikasi untuk menyederhanakan proses administrasi dan memastikan akurasi identitas.

Kedua, VIDA menjamin legalitas dokumen pajak melalui Tanda Tangan Elektronik yang telah memenuhi regulasi pemerintah.

Ketiga, VIDA memperluas akses layanan Tanda Tangan Elektronik untuk mendukung transformasi digital sistem perpajakan nasional.

VIDA juga menyediakan video tutorial singkat agar Wajib Pajak lebih mudah memahami penggunaan Coretax dan proses pelaporan SPT Tahunan secara digital. VIDA mengajak Wajib Pajak memanfaatkan Tanda Tangan Elektronik Tersertifikasi saat melaporkan SPT Tahunan di Coretax.

Editor: Difky

Berita Terkait

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial
Telkom Siapkan Percepatan Buyback Saham Rp4 Triliun, Sisa Dana Lebih dari Rp3 Triliun
Pemerintah Bidik Internet 100 Mbps, Tarif Rp100 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:44

Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 01:21

Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19