Waspada Aquaplaning Saat Berkendara di Tengah Hujan

Senin, 29 Desember 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada Aquaplaning saat cuaca hujan di Kota Batam

Waspada Aquaplaning saat cuaca hujan di Kota Batam

Cuaca hujan yang kerap melanda Kota Batam di penghujung tahun 2025 menuntut pengendara sepeda motor untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.

Kondisi jalan yang basah dan licin, baik saat hujan turun maupun setelah hujan reda, berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan jika tidak diantisipasi dengan baik.

Salah satu risiko yang perlu diwaspadai adalah aquaplaning, yakni kondisi ketika permukaan ban kehilangan daya cengkeram akibat lapisan air di jalan.

Selain itu, genangan air juga dapat menutupi lubang jalan yang berbahaya dan berisiko membuat roda masuk secara tiba-tiba, sehingga mengganggu keseimbangan pengendara.

Menghadapi kondisi tersebut, pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri menerobos genangan air. Jika memungkinkan, sebaiknya menunggu hingga genangan surut. Apabila harus melintas, pastikan ketinggian air masih aman sesuai dengan jenis dan ground clearance sepeda motor, guna menghindari air masuk ke ruang bakar yang dapat menyebabkan kerusakan mesin.

Baca Juga :  Honda Batam Perkuat CSR Lewat Donor Darah untuk PMI

Kecepatan rendah menjadi kunci utama saat melintasi jalan tergenang, khususnya di jalur yang belum familiar. Melaju terlalu cepat dapat menyebabkan roda kehilangan traksi dan meningkatkan risiko terjatuh, terlebih jika terdapat lubang jalan yang tidak terlihat akibat tertutup air.

Selain itu, pengendara juga disarankan untuk tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Langkah ini penting untuk mengantisipasi manuver mendadak dari pengendara lain yang berusaha menghindari lubang atau melakukan pengereman tiba-tiba di permukaan jalan yang licin.

Aspek lain yang tak kalah penting adalah memperbaiki postur dan teknik berkendara. Pengendara disarankan untuk tidak meletakkan jari dalam posisi siaga di tuas rem saat melintasi genangan. Refleks menarik rem secara mendadak dapat menyebabkan roda depan terkunci dan memicu slip, terutama di jalan basah.

Baca Juga :  BCA Buka Batch 2 Pendaftaran Beasiswa PPTI

“Keselamatan berkendara bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga kesiapan dan kesadaran menghadapi kondisi jalan. Kami terus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap faktor keselamatan, khususnya saat cuaca ekstrem,” ujar Duri Yanto, Sales Manager PT Capella Dinamik Nusantara.

Senada dengan hal tersebut, Christofer Valentino, Instruktur Safety Riding PT Capella Dinamik Nusantara wilayah Kepulauan Riau, menambahkan,

“Tetap fokus, gunakan perlengkapan berkendara lengkap, dan selalu cari aman dalam kondisi apa pun agar aktivitas tetap berjalan lancar sesuai rencana,” pungkasnya.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

Citilink Gantikan Garuda di Rute Tanjungpinang–Jakarta
BEI Bekukan Perdagangan Saham akibat IHSG Anjlok 8%
Harga Emas Nembus 3 Juta per Gram, Minat Beli Warga Batam Justru Meningkat
BEI Dorong Masyarakat Bangun Keuangan Jangka Panjang Lewat Pasar Modal
J&T Express Perkuat Kolaborasi Logistik Indonesia–China
Honda Batam Perkuat CSR Lewat Donor Darah untuk PMI
Grand Mercure Batam Gelar Reunion Dinner Imlek “Fire Horse”
Capella Honda Ajak Pengendara Terapkan Keselamatan Berkendara Lewat Tips 5P+
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 21:56 WIB

Citilink Gantikan Garuda di Rute Tanjungpinang–Jakarta

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:14 WIB

BEI Bekukan Perdagangan Saham akibat IHSG Anjlok 8%

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:06 WIB

Harga Emas Nembus 3 Juta per Gram, Minat Beli Warga Batam Justru Meningkat

Senin, 26 Januari 2026 - 14:03 WIB

BEI Dorong Masyarakat Bangun Keuangan Jangka Panjang Lewat Pasar Modal

Minggu, 25 Januari 2026 - 11:57 WIB

J&T Express Perkuat Kolaborasi Logistik Indonesia–China

Berita Terbaru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pemulihan aset negara (asset recovery) sepanjang 2025. Foto: Dok KPK

Nasional

KPK Pulihkan Rp1,53 Triliun Aset Negara Sepanjang 2025

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:41 WIB

Gusti Yenosa atau Oca, kembali terpilih sebagai Ketua IJTI Kepri periode 2026–2030, dalam pemilihan demokratis di Hotel Pelangi Tanjungpinang, Jumat (30/1/2026). Foto: Istimewa

Daerah

Oca Terpilih Pimpin IJTI Kepri Periode 2026–2030

Jumat, 30 Jan 2026 - 22:30 WIB