19 Peserta UKJ AJI Batam Dinyatakan Lulus, 3 Orang Jadi Peserta Terbaik

Senin, 22 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 19 peserta Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam dinyatakan lulus, Minggu (21/12/2025). Foto: Istimewa

Sebanyak 19 peserta Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam dinyatakan lulus, Minggu (21/12/2025). Foto: Istimewa

Sebanyak 19 peserta Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ) yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Batam dinyatakan lulus, Minggu (21/12/2025) malam di PIH Batam, Batamcentre.

Para peserta ini sebelumnya telah mengikuti workshop jurnalistik pada Jumat (19/12/2025) di Kampus Politeknik Negeri Batam dilanjutkan ujian selama dua hari penuh, Sabtu – Minggu (20-21/12/2025) di Hotel PIH Batam.

Peserta UKJ terdiri dari empat jurnalis jenjang muda, tujuh jenjang madya, dan delapan jenjang utama. UKJ ini menjadi bagian dari upaya AJI Batam mendorong peningkatan profesionalisme dan standar kerja jurnalis.

Ketua Badan Penguji UKJ AJI Indonesia, Ichwan Prasetyo mengatakan untuk hari pertama ujian meliputi tiga hal pokok yaitu terkait aspek keterampilan jurnalisme, aspek wawasan jurnalisme termasuk pemahaman dan pengamalan kode etik, serta wawasan pengetahuan umum.

Namun di hari kedua, materi ujiannya lebih banyak kerja praktik. Mulai dari merancang media, merancang liputan, mengerjakan liputan, mengedit hasil liputan, kemudian kepiawaian menggunakan piranti kerja dan kecerdasan buatan hingga presentasi hasil akhir.

“Hari kedua ini lebih banyak kerja praktik, unjuk karya. Dibagi per kelompok merata ada peserta muda, madya dan utama dalam setiap kelompok,” kata Ichwan, Minggu (21/12/2025).

Baca Juga :  Kemkomdigi Tindak Penyalahgunaan Grok AI untuk Konten Asusila

Setiap kelompok diminta simulasi membuat media, memilih pemimpin redaksi, editor hingga reporter yang bertugas di lapangan. Para peserta diminta berbagi peran agar menjadi tim solid. Kemudian media yang dibuat itu dipresentasikan saat unjuk karya.

Selain memberikan penilaian kepada kelompok dengan hasil karya terbaik, para peserta tetap mendapatkan nilai masing-masing sesuai kompetensinya dari hasil karya yang dihasilkannya secara personal.

Salah satu penguji Slamet Widodo kemudian mengumumkan kelompok dengan hasil karya terbaik. Dalam kesempatan itu juga diumumkan peserta dari tiga jenjang dengan nilai tertinggi dan mendapatkan predikat terbaik dalam UKJ AJI Batam 2025.

Untuk peserta dari jenjang muda, nilai tertinggi diraih oleh Pardomuan Nainggolan. Jenjang madya nilai tertinggi diraih Muhammad Islahuddin dan jenjang utama diraih Fiska Juanda.

“Ujiannya selesai, tapi ujian sesungguhnya adalah setelah ujian ini selesai dan kembali ke dunia kerja. Usaha untuk mempertahankan profesionalisme, etika jurnalistik dan nilai-nilai ke-AJI-an itulah ujian yang sesungguhnya,” kata Dodo panggilan akrabnya.

Baca Juga :  Indosat Sumatra Antisipasi Lonjakan Trafik Lebih dari 27% dengan Optimasi 123 POI Baru

Ketua AJI Batam Yogi Sahputra mengucapkan selamat kepada para peserta yang telah dinyatakan lulus UKJ. Seperti halnya Dodo, ia mengatakan ujian bagi seorang jurnalis sesungguhnya tak hanya di atas kertas tapi juga di lapangan.

“Saya berharap kita sama-sama selalu kompeten di lapangan,” kata dia.

Di momen penutupan UKJ, Yogi juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Paradigma Politeknik Negeri Batam yang turut berparitsipasi selama rangkaian UKJ berlangsung.

Salah satu peserta UKJ, Yashinta mengaku sangat bersyukur bisa menyelesaikan ujian dengan baik dan berhasil lulus.

“Rasanya dua hari ini kepala saya terasa sangat berat, ujiannya sangat menantang dan dituntut untuk berpikir keras, tapi alhamdulillah bisa menyelesaikan semuanya,” kata dia.

Untuk diketahui UKJ yang diselenggarakan AJI Batam ini dilaksanakan secara hybrid dengan memanfaatkan sistem Learning Management System (LMS) sebagai platform utama pengujian. Dua penguji dan satu penguji magang hadir langsung di lokasi ujian, sedangkan dua penguji lainnya menguji melalui daring.

 

Editor: Rega

Berita Terkait

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang
BP Batam Gelar Modifikasi Cuaca, Bidik Hujan di Waduk hingga 2 November
LPTQ Batam Bidik 10 Besar Nasional pada MTQH 2027

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:57

Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:26

Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:18

Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang

Berita Terbaru

Sekda Batam, Firmansyah, bersama atlet Batam saat pelepasan atlet Porprov Kepri di Dataran Engku Putri, Batam, Selasa (27/10/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:19