Revitalisasi 800 Puskesmas di Tiga Provinsi Terdampak Bencana

Minggu, 21 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menkes Budi Gunadi Sadikin Budi Gunadi Sadikin saat meninjau wilayah terdampak di Bener Meriah. Foto: Kemenkes

Menkes Budi Gunadi Sadikin Budi Gunadi Sadikin saat meninjau wilayah terdampak di Bener Meriah. Foto: Kemenkes

Pemerintah memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas melalui revitalisasi ratusan puskesmas di wilayah terdampak bencana. Revitalisasi ini guna memastikan masyarakat tetap memperoleh pelayanan kesehatan di tengah keterbatasan akses pascabencana.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin saat meninjau wilayah terdampak di Bener Meriah, Jumat (19/12/2025) kemarin. Ia menegaskan puskesmas memegang peran strategis sebagai garda terdepan layanan kesehatan, terutama untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di pengungsian maupun daerah yang masih terisolasi.

“Sekarang kami mulai merevitalisasi sekitar 800 puskesmas di tiga provinsi yakni Aceh, Sumatra Utara (Sumut), dan Sumatra Barat (Sumbar) agar pelayanan kesehatan tetap dekat dengan masyarakat,” katanya melalui keterangan resminya Sabtu (20/12/2025),

Baca Juga :  Mensesneg Imbau Warga Waspada Saat Nataru, Pemerintah Perketat Pengawasan Transportasi

Lanjutnya, setelah proses revitalisasi (RS) di wilayah terdampak berjalan, pemerintah kini memfokuskan perhatian pada penguatan layanan primer.

Penguatan puskesmas tersebut diarahkan untuk melayani kebutuhan kesehatan dasar di lokasi pengungsian, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta masyarakat dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.

Menkes Budi menambahkan wilayah yang masih terisolasi memiliki risiko lebih tinggi terhadap terhambatnya layanan kesehatan. Oleh karena itu, pemerintah pusat turun langsung untuk melihat kondisi lapangan dan mengidentifikasi dukungan yang dibutuhkan.

“Kita ingin memastikan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat, terutama mereka yang paling rentan. Jadi saya ingin lihat langsung operasionalnya dan apa yang bisa pemerintah pusat bantu,” ujar Menkes Budi.

Baca Juga :  Indosat Berikan Paket Khusus Bagi Pelanggan Terdampak di Sumatra

Selain layanan medis, pemerintah juga memberikan dukungan lain berupa penyediaan listrik cadangan, air bersih, serta penguatan akses komunikasi untuk menunjang operasional puskesmas dan keselamatan masyarakat di pengungsian.

Revitalisasi puskesmas ini menjadi bagian dari strategi pemulihan kesehatan jangka menengah yang bertujuan menekan risiko keterlambatan penanganan penyakit, sekaligus mengurangi beban rumah sakit rujukan yang terdampak bencana.

Pendekatan kesehatan berbasis komunitas tersebut diharapkan mampu menjaga keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat hingga kondisi infrastruktur dan akses wilayah sepenuhnya pulih. Sumber Infopublik

Editor: Rega

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru