Sampah dan Banjir Prioritas Utama RKPD Batam 2027

Rabu, 7 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan sampah di pinggir jalan di Sekupang waktu lalu.

Tumpukan sampah di pinggir jalan di Sekupang waktu lalu.

Persoalan sampah dan banjir sebagai prioritas utama dalam Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan hal tersebut saat membuka Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027 di Kantor Wali Kota Batam, Selasa (6/1/2026).

Amsakar menekankan bahwa penanganan sampah dan pengendalian banjir harus menjadi perhatian serius seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia menilai dua persoalan tersebut berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Menurut Amsakar, keberhasilan menjalankan 15 program prioritas tidak akan berdampak maksimal jika persoalan sampah dan banjir belum terselesaikan.

“Lima belas program prioritas boleh saja berjalan baik. Namun, jika sampah dan banjir belum tuntas, masyarakat tidak akan merasakan manfaat pembangunan secara optimal. Saya minta seluruh OPD memberikan perhatian penuh, jiwa dan raga, untuk menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.

Baca Juga :  InfraNexia Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Infrastruktur Digital TelkomGroup

Di bawah kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, Pemerintah Kota Batam terus melakukan transformasi paradigma pembangunan. Jika sebelumnya pembangunan lebih berfokus pada infrastruktur fisik, kini pemerintah juga memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Amsakar menyebutkan, transformasi tersebut mulai menunjukkan hasil. Angka kemiskinan di Kota Batam turun dari 4,85 persen pada 2024 menjadi 3,81 persen pada 2025. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam terus meningkat hingga mencapai 83,80.

Baca Juga :  Mentan dan Barantin Tindak Tegas Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Kepri

“Membangun kota tidak hanya soal fisik, tetapi juga memberdayakan masyarakat. Kami berkomitmen meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial, termasuk bantuan bagi lansia serta beasiswa untuk warga hinterland,” ujarnya.

Dalam proses perencanaan pembangunan, Amsakar menegaskan pentingnya sinkronisasi data antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam agar target pertumbuhan ekonomi sebesar 7 persen dapat tercapai. Ia juga mengingatkan seluruh aparatur agar menjaga integritas dan disiplin kerja.

“Saya berharap para pimpinan OPD melakukan pembinaan secara intensif. Jangan lagi bekerja dengan cara lama atau setengah hati. Mari bertransformasi dan lebih terbuka terhadap masukan masyarakat,” tutupnya.

Editor: Rega

Berita Terkait

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola
Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati
442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026
120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan
Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan
Kemenkes Salurkan 137 Ribu Masker N95 untuk Warga Terdampak Karhutla
Cetya Hui Tek Kiong Bagikan 1.000 Paket Sembako untuk Ojol dan Warga Batam
Amsakar Minta Minimal Lima Ruang Kelas Baru di SDN 013 Sekupang

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:18

Amsakar Luncurkan DUKSTAR, Layanan Dukcapil Jemput Bola

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:42

Amsakar Dorong Pemuda Batam Tanamkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:19

442 Atlet Batam Bidik Juara Umum Porprov Kepri 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:11

120 Kader PKK Batam Siap Ikuti Jambore, Beragam Lomba Disiapkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:34

Amsakar Dorong Pengelolaan Sampah Batam Lebih Modern dan Berkelanjutan

Berita Terbaru