Pertumbuhan ekonomi Kota Batam tercatat mencapai 6,89 persen. Realisasi investasi hingga triwulan III 2025 menembus Rp54,74 triliun atau sekitar 91 persen dari target Rp60 triliun. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam terus meningkat hingga mencapai angka 83,8.
Hal ini disampaikan Wali Kota Batam/Kepala BP Batam Amsakar Achmad, saat Muresbang, Minggu (11/1/2026). Ia menilai capaian tersebut mencerminkan peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan masyarakat, serta derajat kesehatan warga.
“Ini menunjukkan tata kelola pemerintahan berjalan di jalur yang benar. Batam menjadi yang terbaik di Kepulauan Riau dan masuk lima besar daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Sumatera,” katanya.
Ia juga mencatat penurunan signifikan tingkat pengangguran terbuka dan angka kemiskinan. Persentase penduduk miskin di Batam turun dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen. Atas capaian itu, Batam meraih penghargaan nasional sebagai daerah dengan kinerja penurunan kemiskinan yang baik.
Amsakar menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Batam atas keterlibatan aktif dalam proses perencanaan pembangunan.
“Capaian ini adalah hasil kerja bersama. Partisipasi masyarakat melalui Musrenbang menjadi kunci agar pembangunan Batam benar-benar menjawab kebutuhan warga,” pungkasnya.
Editor: Yuli






