Menkomdigi: Keluarga Fondasi Ketahanan Bangsa di Era Digital

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid dalam Natal Bersama Komunitas Pegawai Kristiani Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMPAK) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (15/01/2026). Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Informatika Meutya Hafid dalam Natal Bersama Komunitas Pegawai Kristiani Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMPAK) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (15/01/2026). Foto: Humas Kemkomdigi

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan keluarga memegang peran utama dalam membangun ketahanan bangsa di tengah percepatan teknologi digital.

Meutya menyebut tema Natal 2025, Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga, sebagai pengingat pentingnya keluarga yang kuat di tengah tantangan zaman.

“Keluarga yang tangguh melahirkan pribadi yang kuat. Dari situ tumbuh masyarakat yang peduli dan bangsa yang berdaya tahan,” ujar Meutya dalam dalam Natal Bersama Komunitas Pegawai Kristiani Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMPAK) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (15/1/2026).

Ia menilai ketahanan bangsa tidak lepas dari ketahanan keluarga. Tantangan datang dari berbagai arah. Mulai dari dinamika global hingga perubahan cepat di ruang digital.

Baca Juga :  Rakernas 2025, Menteri Nusron: Hasilkan Keputusan yang Optimal

Meutya juga mengapresiasi KOMPAK yang menghadirkan perayaan Natal dengan semangat kebersamaan dan nilai kemanusiaan dalam lingkungan kerja. Kemkomdigi harus menjadi contoh dalam membangun ruang kerja yang inklusif, hangat, dan saling menjaga. Prinsip ini sejalan dengan misi menghadirkan teknologi digital yang merangkul semua.

Dalam konteks keluarga, Meutya menyoroti kehadiran gawai dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut teknologi sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari keluarga modern.

Baca Juga :  Telkomsel Kembali Salurkan Bantuan CSR dan Posko Layanan di Padang

“Gadget sudah seperti anggota keluarga baru. Kita tidak bisa menolak. Kita harus mengatur agar kehadirannya memberi manfaat,” jelasnya.

Ia menekankan penguatan konektivitas digital harus berjalan seiring dengan pengawasan ruang digital. Tujuannya melindungi keluarga dan generasi muda dari risiko konten dan interaksi berbahaya.

Meutya Hafid mengajak seluruh keluarga besar Komdigi menjaga kebersamaan dan menghargai perbedaan sebagai modal menghadapi masa depan.

Rangkaian kegiatan Natal, KOMPAK juga menyerahkan santunan kepada anak-anak Panti Sosial Disabilitas Ganda Wisma Tuna Ganda Palsigunung. Sumber InfoPublik

Editor: Diki

Berita Terkait

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital
Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia
Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat
Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar
Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun
Kepri Perkuat UMKM, Nyanyang Dorong Kolaborasi dan Digitalisasi
Kemenkomdigi Kembali Raih Opini WTP, PNBP Lampaui Target Rp29,3 Triliun
Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota 300 GB dengan Netflix hingga Spotify Premium
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:52 WIB

Meutya: Orang Tua Jadi Garda Terdepan Lindungi Anak di Ruang Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:43 WIB

Fadli Zon Dorong Permainan Tradisional Kembali Jadi Bagian Hidup Anak Indonesia

Jumat, 24 Juli 2026 - 23:33 WIB

Amsakar Alihkan Fokus Pembangunan Batam ke Pemberdayaan Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:26 WIB

Prabowo Beberkan Capaian Besar Pemerintah: Swasembada Pangan hingga Setop Impor Solar

Minggu, 19 Juli 2026 - 13:10 WIB

Prabowo Percepat Target Swasembada Gula Jadi Dua Tahun

Berita Terbaru