Wamendagri Paparkan Agenda Strategis Jelang APCAT Summit 2026

Minggu, 25 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Foto: Kemendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto. Foto: Kemendagri

Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto memaparkan agenda strategis menjelang Asia Pacific Cities for Health and Development (APCAT) Summit 2026. Agenda ini disusun berdasarkan dinamika forum APCAT selama sepuluh tahun terakhir.

Menurut Bima, APCAT terus berkembang sejak digelar pertama kali di Singapura hingga kini melibatkan 46 kota di kawasan Asia Pasifik, seiring meningkatnya tantangan kesehatan dan pembangunan.

APCAT menjadi forum kerja sama kepala daerah untuk memperkuat peran pemerintah daerah dalam isu kesehatan, khususnya pengendalian tembakau dan pencegahan penyakit tidak menular. Forum ini juga mendorong penerapan kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR) melalui regulasi daerah.

Baca Juga :  Presiden Resmikan 1.179 SPPG dan Gudang Pangan Polri Secara Serentak

“Tantangan kita bukan hanya membangun kesadaran kepala daerah, tetapi juga menghadapi industri tembakau,” ujar Bima pada Rapat Persiapan APCAT Summit 2026 di Hotel JW Marriott Jakarta, Minggu (25/1/2026).

Bima menyoroti strategi industri tembakau yang semakin agresif dan kreatif, termasuk pemasaran produk yang menyasar keluarga dan lingkungan kerja. Bahkan, iklan tembakau kini kerap dikemas menyerupai permen dan minuman ringan.

“Kondisi ini menuntut penguatan kesadaran dan langkah tegas dalam pengendalian tembakau,” tegasnya.

Isu kedua menyangkut harmonisasi regulasi pengendalian tembakau. Bima menegaskan pentingnya keselarasan kebijakan dari tingkat nasional hingga daerah, dengan Kemendagri berperan mengoordinasikan peraturan daerah.

Baca Juga :  Awali 2026 Wamenpar Optimisme, Batam Jadi Pintu Masuk Utama Wisman

“Koordinasi intensif kami lakukan untuk memastikan regulasi daerah sejalan dengan semangat pengendalian tembakau,” ujarnya.

Isu ketiga adalah regenerasi kepemimpinan. APCAT harus memastikan pemimpin baru di berbagai daerah tetap memiliki komitmen kuat terhadap isu pengendalian tembakau.

“Kami menghubungkan pemimpin di semua level, dari gubernur hingga lurah, agar menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan,” kata Bima.

Menutup paparannya, Bima menegaskan ketiga isu tersebut menjadi fokus utama APCAT Summit 2026. Ia berharap forum ini mendorong aksi nyata dan kebijakan konkret di tingkat daerah.

Editor: Diki

Berita Terkait

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi
Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan
Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik
Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia
Kemkomdigi Usulkan Tambahan Anggaran Rp3,23 Triliun untuk PDN dan Tiga Lembaga
Kemkomdigi Wajibkan Operator Lindungi Sisa Kuota Pelanggan
Prabowo Perkenalkan “Jas Hijau”: Jangan Lupakan Jasa Ulama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 21:10

Honda Bikers Day 2026 Bawa Semangat Brotherhood Lintas Generasi

Kamis, 10 September 2026 - 21:36

Bansos Digital Diuji, 50 Juta Warga Diproyeksikan Akses Bersamaan

Senin, 7 September 2026 - 17:17

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Bencana Ditambah Signifikan

Sabtu, 5 September 2026 - 21:04

Kemkomdigi: Rekam di Ruang Publik Tak Batasi Kerja Jurnalistik

Kamis, 3 September 2026 - 20:09

Prabowo-Putin Bertemu di Vladivostok, Tegaskan Strategisnya Hubungan Indonesia-Rusia

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06