Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Senin, 9 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BP Batam memperkuat diplomasi industri melalui rangkaian engagement intensif dengan pelaku maritim dan logistik Eropa di sela forum Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis. Foto: Istimewa

BP Batam memperkuat diplomasi industri melalui rangkaian engagement intensif dengan pelaku maritim dan logistik Eropa di sela forum Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis. Foto: Istimewa

Batam yang berada di jalur pelayaran strategis Selat Malaka kembali menarik perhatian industri maritim dunia di tengah persaingan rantai pasok global.

Badan Pengusahaan (BP) Batam memanfaatkan momentum ini dengan memperkuat diplomasi industri melalui pertemuan intensif dengan pelaku maritim dan logistik Eropa di forum Euromaritime 2026, Marseille, Prancis.

Delegasi BP Batam dipimpin Deputi Investasi dan Pengusahaan Fary Djemy Francis, didampingi sejumlah direktur dan Ketua Kadin Kepri. Tim fokus menawarkan solusi dan mendorong realisasi investasi, bukan sekadar promosi potensi.

BP Batam mengawali agenda dengan bertemu Konsul Jenderal RI di Marseille, Dian Kusumaningsih. Dalam pertemuan itu, BP Batam memaparkan perkembangan ekonomi, status Free Trade Zone, dan kesiapan Batam sebagai pusat industri maritim terintegrasi.

Baca Juga :  BP Batam: Penataan Pot Bougenville Perkuat Estetika Kota Tanpa Bebani Keuangan Negara

Di sela forum, BP Batam menggelar puluhan pertemuan bilateral dengan perusahaan pelayaran, manufaktur komponen kapal, teknologi pelabuhan, dan operator logistik energi dari berbagai negara Eropa.

BP Batam juga bertemu Senior Vice President CMA CGM, Ludovic Renou. Kedua pihak membahas penguatan layanan direct call dan peluang Batam sebagai hub logistik Asia. CMA CGM menyatakan minat dan berencana mengirim delegasi ke Batam.

Selanjutnya, delegasi menjalin kerja sama dengan Kamar Dagang Marseille Provence dan berdialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda untuk membuka jalur investasi baru.

Baca Juga :  Pemerintah Percepat Digitalisasi Bansos, Penyaluran Makin Tepat Sasaran

BP Batam juga bertemu Dubes RI untuk Belanda, Laurentius Amrih Jinangkung, yang menyatakan dukungan terhadap percepatan tindak lanjut investasi Eropa.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Port of Rotterdam. Kedua pihak bertukar pengalaman tentang pengelolaan pelabuhan modern berbasis industri dan energi. Rotterdam menilai Batam memiliki potensi strategis dan tren kepelabuhanan yang positif.

Fary menegaskan BP Batam kini fokus pada kepastian dan eksekusi investasi agar Batam menjadi lokasi implementasi nyata investor global.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru