GPM Serentak Kepri 2026, Pemerintah Turun Langsung Stabilkan Harga

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, di Lapangan Terminal Sei Carang Tanjungpinang, Senin (9/2/2026). Foto: Humas Diskominfo Kepri

Peluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026, di Lapangan Terminal Sei Carang Tanjungpinang, Senin (9/2/2026). Foto: Humas Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak se-Provinsi Kepri Tahun 2026 di Lapangan Terminal Sei Carang, Kota Tanjungpinang, Senin (9/2/2026).

Ansar memimpin langsung peluncuran GPM dan mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat produksi serta menjaga pasokan dan harga pangan di Kepri. Para pemangku kepentingan kemudian menandatangani komitmen bersama sebagai langkah konkret pengendalian pangan daerah.

Pemerintah Provinsi Kepri menggelar kegiatan ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.

Sejumlah pejabat menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional Nita Yulianis, Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari, Kepala Perwakilan BI Kepri Ronny Widijarto, perwakilan Wali Kota Tanjungpinang, Forkopimda Kepri, Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira, serta para kepala OPD Pemprov Kepri.

Baca Juga :  Khutbah Idulfitri di Batam, Ansar Tekankan Persaudaraan dan Bakti kepada Orang Tua

Panitia menyediakan dan menjual berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Masyarakat membeli beras SPHP Bulog seharga Rp58.000 dan beras premium Rp70.000 per 5 kilogram. Panitia juga menjual Minyak Kita Rp14.000 per liter dan telur Rp50.000 per papan, serta komoditas pokok lainnya.

Ansar menegaskan GPM menjadi bagian dari gerakan nasional untuk memastikan negara hadir langsung membantu masyarakat.

“Melalui GPM, pemerintah menjamin ketersediaan kebutuhan dasar dan bahan pokok masyarakat di seluruh Indonesia,” tegas Ansar.

Baca Juga :  Ansar Pimpin Kamis Bersih, Ajak Warga Jadikan Gotong Royong sebagai Budaya

Ansar menyebut Pemprov Kepri telah menggelar GPM sebanyak 79 kali sepanjang 2025 di seluruh kabupaten/kota. Pada 2026, Pemprov Kepri menargetkan 69 kali pelaksanaan GPM.

Ia juga mendorong organisasi kemasyarakatan dan profesi ikut menggelar pasar pangan murah, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

Siti Rahma (42), warga Tanjungpinang, memanfaatkan langsung program tersebut. Ia membeli beras dan minyak goreng dengan harga lebih rendah dari pasaran.

“Harganya lebih murah, terutama beras dan minyak. Ini sangat membantu kami sebagai ibu rumah tangga. Saya berharap kegiatan ini sering digelar,” ujarnya.

Editor: Rega

Berita Terkait

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22 WIB

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16 WIB

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Berita Terbaru