Ansar–Mensos Sepakati Program Prioritas Kesejahteraan di Kepri

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad didampingi Kadinsos Mahadi Rahman, berdialog dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu (29/4/2026) Foto: Banhub Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad didampingi Kadinsos Mahadi Rahman, berdialog dengan Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf pada Rabu (29/4/2026) Foto: Banhub Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menemui Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, pada Rabu (29/4/2026) di Kafe Kemensos “Selalu Ada”. Pertemuan itu langsung menghasilkan kesepakatan konkret untuk mempercepat program kesejahteraan dan memperkuat layanan publik di Kepri.

Pemprov Kepri dan Kementerian Sosial menyelaraskan langkah, menetapkan prioritas, dan mengeksekusi program yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat.

Pemprov Kepri menyiapkan lahan 10 hektare di ibu kota provinsi, tepat di depan Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Mensos Saifullah Yusuf langsung merespons dengan memastikan pembangunan gedung permanen. Ia mengoordinasikan anggaran dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan mendorong percepatan realisasi proyek.

Baca Juga :  Amsakar Tinjau Koperasi Merah Putih di Sagulung

Pemerintah menggulirkan rehabilitasi rumah nelayan senilai Rp50 juta per unit. Pemerintah juga menyalurkan bantuan bagi pengemudi ojek online dan memperluas perlindungan melalui skema BPJS khusus.

Di sektor ekonomi, pemerintah melanjutkan dan memperkuat pembiayaan UMKM melalui kerja sama dengan BRK Syariah. Program ini difokuskan untuk mendorong pemulihan dan ekspansi usaha pascapandemi.

Ansar memperkuat rumah singgah bagi warga Kepri di Jakarta dan Batam untuk mendukung pasien rujukan. Ia juga mendesak pemerintah pusat mempercepat penanganan pemulangan jenazah warga Kepri dari Jakarta.

Pemprov Kepri sekaligus meningkatkan kualitas layanan dengan menyekolahkan 58 dokter spesialis dan subspesialis guna menutup kekurangan tenaga medis.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Bintan, Wagub Kepri Serahkan Zakat hingga Hibah Rp200 Juta untuk Masjid

Pemprov Kepri mengumpulkan operator data dari sekitar 180 desa untuk menyinkronkan data sosial. Pemerintah daerah mengusulkan insentif bagi operator dan meminta pendampingan teknis dari Kementerian Sosial agar data lebih akurat dan terintegrasi.

Ansar menegaskan posisi strategis Kepri di jalur Selat Malaka yang dilalui sekitar 30 juta kontainer setiap tahun. Ia mendorong Kepri menjadi model nasional dalam kolaborasi program kesejahteraan sosial.

“Sinergi pusat dan daerah harus menghasilkan dampak nyata. Kami siap menjadikan Kepri sebagai percontohan pelayanan sosial terintegrasi,” tegas Ansar.

Editor: Yuli

Berita Terkait

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum
BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri
Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital
Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan
Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana
Kepri dan Kementerian P2MI Bangun Ekosistem Pekerja Migran Berkualitas
Menteri P2MI Tinjau BP3MI Kepri, Tekankan Pelayanan Humanis bagi Pekerja Migran
Pemprov Kepri Raih Penghargaan Adhi Manawa Nugraha Utama dari BKN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:35 WIB

Pemprov Kepri Perkuat Pengelolaan Aset, Ranperda BMD Fokus pada Kepastian Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:22 WIB

BNPT Dukung Penguatan Sistem Keamanan Pembangkit Listrik di Kepri

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:16 WIB

Radikalisme di Kepri Menurun, BNPT Dorong Penguatan Toleransi dan Literasi Digital

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:20 WIB

Tiga Daerah Mulai Bangun pada 2026, Wagub Diminta Awasi Langsung di Lapangan

Senin, 15 Juni 2026 - 17:15 WIB

Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana

Berita Terbaru