Pemko Batam Terapkan WFH Bertahap, ASN Wajib WFO Penuh Setiap Senin

Selasa, 24 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam, Rudi Panjaitan

Pemerintah Kota Batam memastikan penerapan Work From Home (WFH) yang mulai berlaku Rabu (25/3/2026) tetap diimbangi dengan kehadiran penuh aparatur di awal pekan. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib Work From Office (WFO) 100 persen setiap Senin agar pelayanan pemerintahan tetap optimal.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menegaskan kebijakan tersebut untuk menjaga kinerja pemerintahan.

“ASN tetap masuk penuh setiap Senin. Sementara yang masuk pada Rabu diprioritaskan bagi pegawai di sektor pelayanan publik dan unit kerja yang harus tetap beroperasi,” kata Rudi.

Baca Juga :  Batam Tuan Rumah Seminar Rembug Fiskal Apeksi 2026

Rudi menjelaskan setiap organisasi perangkat daerah (OPD) telah menyusun jadwal kerja pegawai secara rinci.

“Mulai besok kebijakan ini berlaku. Pembagian ASN yang WFH dan WFO sudah diatur oleh masing-masing OPD sesuai arahan kementerian,” ujarnya.

Melalui skema ini, sebagian ASN tetap bekerja di kantor, sementara sebagian lainnya bekerja dari rumah.

Pemerintah menyebut kebijakan ini masih menjadi tahap awal. Skema WFH secara resmi akan diterapkan lebih rinci setelah Lebaran dan juga menjadi imbauan bagi sektor swasta.

Saat ini pemerintah masih berkoordinasi dengan Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Dalam Negeri untuk menyiapkan mekanisme pelaksanaan, termasuk sistem absensi dan pengawasan pegawai.

Baca Juga :  Bantuan Hampir Rp15 M dari Batam Siap Dikirimkan

Dalam rencana awal, pemerintah akan menerapkan WFH satu hari dalam sepekan. Kebijakan ini bertujuan menekan konsumsi energi, terutama penggunaan bahan bakar minyak (BBM) yang meningkat akibat harga minyak global.

Hari pelaksanaannya masih dibahas lintas kementerian. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah hari Jumat, sehingga berpotensi menciptakan akhir pekan panjang dari Jumat hingga Minggu.

Pemerintah memperkirakan kebijakan WFH satu hari per minggu dapat menghemat konsumsi BBM hingga 20 persen dari penggunaan normal.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06