Menko PMK Pimpin Rakor Penanganan Darurat Gempa Sulut–Malut

Minggu, 5 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gempa M7,6 Kota Bitung berdampak pada kerusakan rumah warga di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026)/ BPBD Kabupaten Minahasa. Foto:  Istimewa

Gempa M7,6 Kota Bitung berdampak pada kerusakan rumah warga di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026)/ BPBD Kabupaten Minahasa. Foto: Istimewa

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) memimpin rapat koordinasi penanganan darurat gempa magnitudo 7,6 di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Kamis (2/4/2026).

Menko PMK memerintahkan kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah mempercepat penanganan bencana. Pemerintah memprioritaskan keselamatan jiwa, evakuasi korban, dan pemenuhan kebutuhan dasar warga.

Ia juga meminta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto segera menuju lokasi bencana untuk memimpin penanganan di lapangan.

Menko PMK turut menginstruksikan percepatan penyaluran Dana Siap Pakai (DSP) bagi daerah yang menetapkan status tanggap darurat.

“Keselamatan manusia menjadi prioritas utama. Evakuasi harus cepat dan korban mendapat pelayanan terbaik,” tegasnya, Jumat (3/4/2026).

Baca Juga :  Gelombang Tinggi Hingga 2,1 Meter di Perairan Kepri

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berpusat di laut, 132 kilometer barat laut Ternate, dengan kedalaman 33 kilometer. Gempa juga diikuti sejumlah gempa susulan.

Guncangan mencapai skala V–VI MMI di Ternate dan IV–V MMI di Manado.

Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling melaporkan satu warga meninggal dunia dan kerusakan berat pada Gedung Olahraga (GOR) KONI Sario di Manado.

Kerusakan juga terjadi di salah satu rumah sakit di Manado. Kaca ruang ICU pecah dan tembok runtuh. Petugas mengevakuasi 40 pasien ke lokasi aman.

Di Maluku Utara, BPBD melaporkan lima rumah rusak berat, 18 rumah rusak ringan, serta empat gereja rusak di Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate.

Baca Juga :  Reformasi dan Pendidikan Unggul Perkuat Fondasi Ekonomi Indonesia

Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen juga melaporkan kerusakan rumah warga dan fasilitas Pelabuhan Speedboat di Tidore Utara. Sementara itu, ribuan warga di Halmahera Barat masih mengungsi di dataran tinggi.

Tim SAR dari Ternate, Manado, dan Gorontalo terus mengevakuasi korban dan memeriksa keamanan bangunan publik.

BNPB meminta pemerintah daerah segera menetapkan status tanggap darurat agar bantuan logistik dan Dana Siap Pakai dapat segera disalurkan.

Pemerintah pusat juga mengirim tim gabungan yang dipimpin Kepala BNPB bersama Basarnas dan BMKG untuk mempercepat penanganan darurat di wilayah terdampak. Sumber InfoPublik

Editor: Bibah

Berita Terkait

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni
Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya
Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam
Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi
Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag
Prabowo Tekankan Kekompakan Kabinet, Kerja Sama Jadi Kunci Kinerja Pemerintahan
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Siapkan Empat Strategi Penguatan
Indonesia-Malaysia Perketat Perlindungan Anak di Media Sosial

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:35

Meutya Hafid Ajak ASN Jaga Persatuan, Bukan Sekadar Seremoni

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:28

Prasetyo Hadi Ajak Pemuda Lanjutkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Karya

Minggu, 25 Oktober 2026 - 09:30

Meutya Hafid Raih Penilaian 4,9 Persen dalam Survei Kinerja Menteri Polhukam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:14

Kemkomdigi: Jawaban Meta AI Bukan Pernyataan Resmi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 04:23

Pemerintah Perkuat Pesantren, Bentuk Ditjen Khusus di Kemenag

Berita Terbaru