BP Batam dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi di Kawasan Industri, KEK, dan PSN

Kamis, 9 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ke BP Batam, Rabu (8/4/2026). Foto: Humas BP Batam

Kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI ke BP Batam, Rabu (8/4/2026). Foto: Humas BP Batam

Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menerima kunjungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI di Batam, Rabu (8/4/2026).

Pertemuan ini membahas pencegahan korupsi di Kawasan Industri, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah V KPK, Dian Patria, memimpin langsung kunjungan tersebut. KPK memperkuat koordinasi guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas investasi di kawasan strategis.

KPK menilai sektor kawasan industri, KEK, dan PSN memiliki kerentanan pada aspek perizinan, penanaman modal, serta pengembangan kawasan. Karena itu, penguatan tata kelola menjadi langkah penting.

“Kami mengapresiasi diskusi bersama BP Batam. Koordinasi ini membantu memetakan risiko korupsi, menyelesaikan persoalan lintas pihak, serta menjaga kekayaan negara di kawasan strategis,” kata Dian Patria.

Baca Juga :  Amsakar Hadiri Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim di LAM Kepri Batam

KPK juga mengingatkan pentingnya kepatuhan pelaku usaha terhadap aturan negara.

“Pelaku usaha harus patuh pada regulasi, membayar pajak, mengikuti SOP, dan menjalankan kewajiban kepada negara,” tegasnya.

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen BP Batam dalam memperkuat tata kelola investasi yang bersih dan akuntabel.

Menurutnya, koordinasi dengan KPK menjadi langkah penting untuk memperkuat pencegahan korupsi di kawasan industri Batam.

“Koordinasi ini memperkuat tata kelola pemerintahan daerah, khususnya pada kawasan industri, KEK, dan PSN,” ujar Amsakar.

Amsakar juga menyoroti perlunya penataan kebijakan investasi di Batam, terutama terkait irisan antara Free Trade Zone (FTZ), KEK, dan PSN.

Ia menegaskan Batam memiliki karakteristik khusus sebagai kawasan FTZ dengan berbagai insentif fiskal dan nonfiskal. Karena itu, kebijakan harus disusun secara terintegrasi agar tidak terjadi tumpang tindih.

Baca Juga :  Tutup MTQH Batam Kota, Amsakar Achmad Tekankan Pentingnya Pembangunan Rohani

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menilai kebijakan investasi di Batam sebaiknya fokus pada penguatan FTZ.

Menurutnya, penerapan skema KEK dan PSN di wilayah FTZ berpotensi menimbulkan benturan kebijakan jika tidak diatur dengan baik.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah isu strategis. Pembahasan mencakup perizinan dasar, lingkungan, pengawasan kepabeanan, tenaga kerja asing, integrasi sistem informasi, serta pasokan energi dan air bagi industri.

BP Batam juga mendorong penguatan peran Batam sebagai kawasan Free Trade Zone secara penuh dengan meminimalkan irisan kebijakan dengan skema KEK dan PSN.

Melalui koordinasi ini, BP Batam dan KPK sepakat memperkuat sinergi guna menciptakan iklim investasi yang transparan, sehat, dan berintegritas di Batam.

Editor: Bibah

Berita Terkait

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya
Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah
Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen
Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam
Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat
Pemko Batam Beri Masukan untuk Penguatan Tata Kelola BUMD
Batam Raih Penghargaan Nasional Peduli Layanan Publik dan Keterbukaan Informasi
Semua Diundang! Fesmed Selat Malaka 2026 Buka Pendaftaran Seminar, Diskusi, dan Lokakarya

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 21:54

Rona Rasa Nusantara Jadi Sajian Reguler Setiap Sabtu di Aston Nagoya

Sabtu, 12 September 2026 - 21:43

Amsakar Dorong GMPP Jadi Jembatan Masyarakat Pesisir dan Pemerintah

Jumat, 11 September 2026 - 20:54

Pemko Batam-APINDO Perkuat Serapan Tenaga Kerja Lokal, 30 Perusahaan Siap Alokasikan 20 Persen

Jumat, 11 September 2026 - 20:45

Amsakar Puji Kesiapsiagaan TNI AU Jaga Udara Batam

Kamis, 10 September 2026 - 21:28

Amsakar: Inovasi Pemerintahan Harus Berdampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). (Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Daerah

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Sabtu, 12 Sep 2026 - 22:06