Ansar Dorong KPBPB Bintan-Karimun Jadi Magnet Investasi Global

Senin, 27 April 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, memaparkan strategi pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan dan Karimun saat tampil dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat (24/4/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, memaparkan strategi pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan dan Karimun saat tampil dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat (24/4/2026). Foto: Diskominfo Kepri

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, memaparkan strategi pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Bintan dan Karimun saat tampil dalam program Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat (24/4/2026).

Ia menegaskan, kawasan tersebut akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi sekaligus magnet investasi di wilayah perbatasan Indonesia.

Dalam dialog bertajuk “Tangan Dingin dalam Membangun KPBPB Bintan dan Karimun di Perbatasan Indonesia”, Ansar menjelaskan langkah percepatan pengembangan kawasan.

Sebagai Ketua Dewan Kawasan KPBPB Bintan dan Karimun, ia menekankan penguatan iklim investasi, pembangunan infrastruktur, dan optimalisasi posisi strategis Kepri di jalur perdagangan dunia.

“KPBPB Bintan dan Karimun kami siapkan sebagai kawasan ramah investasi, dengan insentif fiskal, percepatan perizinan, dan dukungan infrastruktur agar investor yakin menanamkan modalnya di Kepri,” ujarnya.

Baca Juga :  Mendes Yandri Dorong Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Selain itu, Ansar menyoroti keunggulan kawasan, mulai dari insentif fiskal yang kompetitif hingga kemudahan layanan investasi melalui Badan Pengusahaan dan sistem OSS.

Tak hanya itu, posisi Kepulauan Riau di Selat Malaka menjadi nilai tambah yang sulit ditandingi.

“Kepulauan Riau berada di jalur perdagangan global. Ini peluang besar yang harus kita kelola untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Selanjutnya, Ansar menegaskan komitmen Pemprov Kepri dalam mengembangkan kawasan Batam-Bintan-Karimun (BBK) sebagai hub logistik internasional.

Langkah ini bertujuan meningkatkan nilai investasi, memperlancar arus barang dan penumpang, serta mendongkrak kunjungan wisatawan.

Data terbaru menunjukkan realisasi investasi BBK mencapai 4,67 miliar dolar AS atau sekitar Rp78,38 triliun.

“Kepercayaan investor terus tumbuh. Namun, kita tidak boleh berpuas diri karena potensi Bintan dan Karimun masih sangat besar,” katanya.

Baca Juga :  Inflasi Nasional Naik 4,76 Persen, Mendagri Sebut Kepri Masih Terkendali

Di sisi lain, penguatan KPBPB juga didukung regulasi nasional, termasuk Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Pengembangan KPBPB BBK.

Ansar menegaskan, keberhasilan kawasan sangat bergantung pada sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah serta sinergi seluruh pemangku kepentingan.

“Kunci keberhasilan adalah kolaborasi. Jika semua pihak bergerak dalam satu visi, Bintan dan Karimun bisa menjadi kawasan investasi kelas dunia,” ujarnya.

Lebih jauh, Ansar menekankan bahwa pembangunan KPBPB tidak hanya untuk Kepulauan Riau, tetapi juga bagian dari penguatan daya saing Indonesia di tingkat regional dan global.

“Kepri adalah beranda depan Indonesia. Apa yang kita bangun di sini untuk kepentingan bangsa dan negara,” tutup Ansar.

Editor: Rega

Berita Terkait

Pemerintah Percepat Digitalisasi Bansos, Penyaluran Makin Tepat Sasaran
Meutya: 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online
Meutya Ajak Orang Tua Awasi Anak dari Paparan Judi Online
Telkom Bukukan Laba Rp17,8 Triliun di Tengah Akselerasi Transformasi TLKM 30
Ascott Rayakan 30 Tahun di Indonesia Lewat Kampanye “30 & Beyond”
TelkomGroup Resmikan Community Gateway Wamena, Tulang Punggung Utama Konektivitas Digital Papua Pegunungan
BMKG: Indonesia Mulai Masuki Peralihan Musim, Waspadai Cuaca Ekstrem
Presiden Targetkan Penyaluran 1.582 Kapal Bantuan untuk Nelayan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 01:06 WIB

Pemerintah Percepat Digitalisasi Bansos, Penyaluran Makin Tepat Sasaran

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:10 WIB

Meutya: 200 Ribu Anak Terpapar Judi Online

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:30 WIB

Meutya Ajak Orang Tua Awasi Anak dari Paparan Judi Online

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:40 WIB

Telkom Bukukan Laba Rp17,8 Triliun di Tengah Akselerasi Transformasi TLKM 30

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:11 WIB

Ascott Rayakan 30 Tahun di Indonesia Lewat Kampanye “30 & Beyond”

Berita Terbaru