Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau resmi membuka Creative and Innovative Riau Islands Carnival (CERNIVAL) 2026 di Harbour Bay Downtown, Batam, Jumat (24/7). Selama 24–26 Juli, BI menggelar pesta rakyat digital untuk memperluas penggunaan QRIS sekaligus menggerakkan UMKM dan ekonomi digital.
Pembukaan dilakukan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kepri Andri Rizal mewakili Wakil Gubernur Kepri, didampingi Deputi Kepala Perwakilan BI Kepri Ardhienus.
Ardhienus mengatakan transaksi QRIS di Kepri terus tumbuh pesat. Sepanjang 2025, volume transaksi mencapai 99,44 juta atau naik 193,05 persen. Hingga Mei 2026, transaksi telah menembus 57,60 juta dengan nilai Rp6,74 triliun, tumbuh 101,38 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
“CERNIVAL menjadi sarana agar masyarakat semakin akrab dan percaya menggunakan pembayaran digital,” ujarnya.
Salah satu daya tarik acara ini ialah Pasar Malam Digital. Pengunjung bisa menikmati berbagai permainan dan hadiah hanya dengan bertransaksi menggunakan QRIS mulai Rp1.
BI juga memperkenalkan QRIS Cross Border Experience untuk memudahkan wisatawan mancanegara bertransaksi di Kepulauan Riau. Sepanjang 2025, transaksi QRIS antarnegara oleh wisatawan Malaysia, Singapura, dan Thailand melonjak 511,54 persen menjadi 221.812 transaksi.
Tak hanya itu, CERNIVAL menghadirkan bazar UMKM, kompetisi e-sport, Pramuka, band, dance, fashion show, hingga fitness. BI juga menggandeng Bapenda Kota Batam, Samsat Keliling, dan OJK menghadirkan layanan pembayaran pajak secara nontunai serta edukasi literasi keuangan.
Melalui CERNIVAL 2026, BI menargetkan penggunaan QRIS semakin luas dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi digital di Kepulauan Riau.
Editor: Yuli






