Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meluruskan informasi yang berkembang terkait pelibatan Ketua RT dan RW dalam penguatan data perpajakan. Ia menegaskan, RT dan RW tidak bertugas memungut atau menagih pajak. Pemerintah hanya melibatkan mereka untuk membantu memperbarui data masyarakat.
Menurut Amsakar, data yang akurat menjadi kunci peningkatan pelayanan publik. Karena itu, pemerintah membutuhkan dukungan RT dan RW sebagai mitra yang paling memahami kondisi warganya.
“RT dan RW adalah mitra pemerintah di tengah masyarakat. Mereka membantu pemutakhiran data, bukan melakukan penagihan pajak di lapangan,” kata Amsakar, Kamis (30/7/2026).
Lebih lanjut, Amsakar menjelaskan kewenangan memungut Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tetap berada di tangan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Samsat.
Sementara itu, Pemko Batam hanya memperkuat koordinasi dan validasi data wilayah. Langkah ini bertujuan mengoptimalkan dana bagi hasil pajak untuk mendukung pembangunan daerah.
Di sisi lain, Pemko Batam juga terus memperbarui data Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Pemerintah ingin memastikan seluruh data perpajakan akurat dan dikelola sesuai ketentuan.
Selain memperbarui data, Pemko Batam tetap memberikan perhatian kepada RT dan RW. Pemerintah menganggarkan lebih dari Rp51 miliar pada APBD 2025 untuk insentif operasional pengurus RT/RW di 64 kelurahan dan 12 kecamatan.
Amsakar juga memastikan pemerintah mengelola anggaran tersebut secara transparan dan sesuai peraturan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) turut mengaudit seluruh prosesnya.
Ke depan, Pemko Batam akan memperluas layanan perpajakan digital melalui e-tax. Dengan sistem ini, masyarakat dapat membayar pajak lebih mudah tanpa menambah beban tugas RT dan RW.
Pada saat yang sama, Pemko Batam akan terus membuka ruang dialog dengan para Ketua RT dan RW. Melalui komunikasi yang intensif, pemerintah berharap setiap kebijakan dapat dipahami bersama dan berjalan lebih efektif.
Editor: Bibah






