Ranperda Peternakan Perkuat Pengawasan Ternak dan Ketahanan Pangan Kepri

Kamis, 30 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penumpang Kapal Roro ASDP Tanjunguban-Telaga Punggur mengangkut ayam kampung untuk dikirimkan ke Kota Batam. Tingginya pasokan hewan ternak dari luar daerah ke Kepulauan Riau menjadi salah satu dasar agar Ranperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan dapat disahkan agar menjadi payung hukum dalam tata kelola sektor pertanian di provinsi ini. (Andri)

Penumpang Kapal Roro ASDP Tanjunguban-Telaga Punggur mengangkut ayam kampung untuk dikirimkan ke Kota Batam. Tingginya pasokan hewan ternak dari luar daerah ke Kepulauan Riau menjadi salah satu dasar agar Ranperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan dapat disahkan agar menjadi payung hukum dalam tata kelola sektor pertanian di provinsi ini. (Andri)

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memperkuat pengawasan hewan ternak yang masuk dari luar daerah. Langkah itu ditempuh melalui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan yang kini dibahas bersama DPRD Kepri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Misni, menegaskan ranperda tersebut menjadi dasar hukum untuk membangun tata kelola peternakan yang lebih baik sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Ranperda ini akan menjadi dasar pemerintah daerah menyusun kebijakan peternakan dan kesehatan hewan sehingga ketahanan pangan Kepri semakin kuat,” kata Misni dalam Rapat Paripurna DPRD Kepri, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga :  610 PNS Pemprov Kepri Terima Satyalancana Karya Satya, Ansar Dorong ASN Jadi Teladan

Misni mengatakan Kepri masih bergantung pada pasokan ternak dari luar daerah. Kondisi itu membuat pemerintah harus memperketat pengawasan di pintu masuk.

Melalui ranperda tersebut, pemerintah akan mengatur mekanisme pengawasan lalu lintas ternak secara lebih rinci. Setiap hewan yang masuk wajib memenuhi persyaratan kesehatan dan bebas dari penyakit menular.

“Kami ingin kesehatan hewan tetap terjaga sekaligus melindungi masyarakat dan peternak lokal,” ujarnya.

Tak hanya memperketat pengawasan, Pemprov Kepri juga mempercepat pengembangan kawasan peternakan sesuai potensi masing-masing daerah.

Baca Juga :  OJK Kepri dan BKKBN Perkuat Literasi Keuangan Keluarga, Dorong UMKM Naik Kelas

Pemerintah akan meningkatkan kualitas pakan ternak, memperkuat laboratorium kesehatan hewan, mengembangkan koperasi peternakan, serta memperluas program pemberdayaan peternak.

Misni optimistis regulasi tersebut akan meningkatkan produktivitas peternakan sekaligus mendorong kesejahteraan peternak.

Ia menegaskan, ranperda itu juga bertujuan meningkatkan kualitas hasil peternakan, menjamin keamanan pangan asal hewan, serta memperkuat ketahanan pangan di Kepulauan Riau.

“Pemerintah optimistis regulasi ini akan melahirkan sistem peternakan yang lebih modern, sehat, dan berkelanjutan,” tutup Misni.

Editor: Bibah

 

Berita Terkait

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan 2.850 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap di Padang
Ansar Dorong Percepatan Cek Kesehatan Gratis di Kepri
Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC
Wamenkes Tinjau CKG dan Pemeriksaan TB di Posyandu Kencana
Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri
Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat
Pemprov Kepri dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Wagub Kepri Dorong Bank Mandiri Perkuat Ekosistem Ekonomi Daerah

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:34

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan 2.850 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap di Padang

Sabtu, 12 September 2026 - 22:06

Kemenkes Dorong Kepri Percepat Temuan Kasus TBC

Jumat, 11 September 2026 - 21:26

Wamenkes Tinjau CKG dan Pemeriksaan TB di Posyandu Kencana

Kamis, 10 September 2026 - 21:47

Ansar Rotasi Tiga Pejabat Eselon II Pemprov Kepri

Rabu, 9 September 2026 - 19:17

Labkesmas Kepri Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, jalan santai bersama ribuan warga dalam acara Senam Sehat dan Jalan Santai Batu Ampar 2026 di Taman Pacific Hotel Batam, Kecamatan Batu Ampar, Minggu (13/9/2026). Foto: Humas Diskominfo Batam

Batam

Amsakar Ajak Warga Batu Ampar Jaga Kekompakan

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:09